BEKASI.POJOKSATU.id - Pelaksanaan program makan bergizi di Kabupaten Bekasi terus menunjukkan progres signifikan, meski masih menghadapi sejumlah tantangan di lapangan. Hal ini mengemuka dalam Festival Aspirasi BAM DPR RI yang digelar di Gedung Wibawa Mukti, Senin, 20 April 2026.
Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin, mengungkapkan bahwa hingga saat ini program makan bergizi gratis telah menjangkau ratusan ribu penerima manfaat. Namun demikian, pemerintah daerah mengakui masih terdapat kendala yang perlu segera diatasi.
Dari sisi kelembagaan, telah terbentuk 282 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di 23 kecamatan dan 90 desa. Dari jumlah tersebut, sebanyak 92 unit telah memiliki sertifikasi standar laik higiene sanitasi (SLHS).
Baca Juga: Sekda Bekasi Tekankan Disiplin ASN untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Publik
Meski tidak ditemukan kasus luar biasa seperti keracunan makanan, sejumlah tantangan masih dihadapi, di antaranya belum meratanya sertifikasi SPPG, efisiensi rantai pasok bahan baku, serta pengelolaan limbah makanan yang belum optimal.
“Kami memandang perlu percepatan penyusunan payung hukum terkait tata kelola dan rantai pasok pangan agar program ini berjalan lebih terintegrasi,” kata Endin.
Untuk mengatasi hal tersebut, Pemkab Bekasi berencana memperkuat ekosistem lokal dengan melibatkan petani, peternak, UMKM, dan BUMDes dalam rantai distribusi pangan. Pendekatan berbasis data juga akan diperkuat agar program berjalan tepat sasaran dan berkelanjutan.
Sementara itu, Anggota Komisi IX DPR RI, H. Obon Tabroni, menilai forum ini penting sebagai wadah menyerap aspirasi masyarakat dalam penyempurnaan program ke depan.
“Forum ini penting untuk menampung saran dan kritik guna perbaikan program ke depan,” ujarnya.***




