POJOKSATU.id - Kepala Desa Cijengkol, A Saefulloh, memprioritaskan pengembangan aspek mental dan spiritual di desanya.
Seluruh staf desa dan Lembaga Kemasyarakatan Desa (LKD) di Desa Cijengkol diminta mengikuti kegiatan mengaji di kantor desa setiap hari Jumat.
Program ini telah diterapkan oleh Saefulloh sejak ia mulai menjabat kepala Desa Cijengkol pada tahun 2018 sampai dengan saat ini.
Baca Juga: Lurah Cijengkol Cinta Seni dan Budaya, Tak Ingin Generasi Muda Kehilangan Jati Diri
Setiap Jumat, para staf desa beserta LKD berkumpul di musholla Kantor Desa Cijengkol untuk mengaji bersama. Selain itu, mereka juga berdoa untuk leluhur dan para pemimpin tingkat RT dan RW yang telah meninggal.
Saefulloh juga telah mengenalkan program "Maghrib Mengaji" kepada masyarakat. Program ini juga masih terus berjalan.
Sekretaris Desa Cijengkol, Nursanto, kegiatan mengaji setiap Jumat di kantor desa telah menjadi rutinitas bagi seluruh staf desa dan telah menjadi bagian dari budaya mereka.
"Tujuan dari program ini adalah untuk meningkatkan kualitas pelayanan desa kepada masyarakat," tutur dia, Senin, 4 September 2023.
Baca Juga: Desa Cijengkol Tonjolkan Seni dan Budaya Dalam Karnaval
Untuk gerakan Magrib Mengaji, Saefulloh telah memulai tahun 2019, dan program ini masih berlangsung hingga sekarang. Pemdes Cijengkol telah menyebarkan informasi tentang program ini ke masyarakat desa.
Nursanto menjelasnkan bahwa kepala desa berharap bahwa budaya mengaji saat maghrib akan terus ditingkatkan dan dijadikan kebiasaan di masyarakat, meskipun dalam perubahan zaman.
Kemudian, para orang tua dapat mengarahkan anak-anak mereka untuk mengikuti Gerakan Maghrib Mengaji dan mengisi masjid serta mushala.***




