BEKASI.POJOKSATU.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengadakan kampanye dan sosialisasi untuk mencegah pelecehan seksual di dalam rangkaian kereta. Kegiatan ini berlangsung di Stasiun Bekasi pada Senin, 24 Februari 2025, dengan menggandeng komunitas Indonesian Railway Preservation Society (IRPS).

Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah petugas KAI turun langsung ke peron dan gerbong untuk mengedukasi para penumpang tentang pentingnya mencegah dan melaporkan tindakan pelecehan seksual.

Manager Humas PT KAI Daop 1 Jakarta, Ixfan Hendriwintoko, menyatakan bahwa kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran pengguna layanan kereta api.

Baca Juga: Gara-Gara Truk Tersangkut di Perlintasan Kereta, Perjalanan Commuter Line Bekasi Terhambat

“Kami telah menerapkan pemisahan gerbong antara pria dan wanita untuk KRL serta menyediakan toilet terpisah di kereta jarak jauh,” ujar Ixfan kepada media.

Ia juga mengimbau penumpang yang mengalami atau menyaksikan pelecehan seksual agar segera melaporkannya kepada petugas.

"Kami akan merespons laporan dengan cepat dan bekerja sama dengan kepolisian dalam menangani kasus pelecehan seksual," tambahnya.

Selain itu, PT KAI siap memberikan pendampingan kepada korban yang ingin melanjutkan proses hukum. Ixfan menekankan bahwa masyarakat tidak perlu ragu untuk melaporkan kejadian pelecehan demi menciptakan lingkungan transportasi yang lebih aman dan nyaman.***