BEKASI.POJOKSATU.ID - Peninjauan infrastruktur yang dilakukan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, di Kecamatan Bojongmangu tak hanya menyoroti jalan rusak.
Dalam kunjungan tersebut, ia juga menemukan dua ruang kelas SDN Bojongmangu 03 dalam kondisi rusak berat dan dinilai tidak layak digunakan untuk kegiatan belajar mengajar.
Temuan itu langsung menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Bekasi karena menyangkut keselamatan dan kenyamanan siswa saat menempuh pendidikan.
Asep menegaskan, fasilitas pendidikan harus menjadi prioritas utama dan tidak boleh dibiarkan dalam kondisi membahayakan.
Baca Juga: Galian Liar Bikin Macet dan Bahayakan Warga, Camat Bekasi Barat Bertindak Tegas
“Kami minta pihak sekolah segera menindaklanjuti secara administratif agar proses perbaikan dapat dipercepat, karena ini menyangkut keselamatan dan kenyamanan siswa,” tegas Asep, dikutip dari laman resmi Pemkab Bekasi, 18 April 2026.
Menurutnya, ruang kelas yang rusak berat berpotensi mengganggu proses belajar mengajar apabila tidak segera ditangani.
Pemerintah daerah tidak ingin para siswa harus belajar dalam kondisi yang tidak aman, terlebih saat cuaca ekstrem yang berpotensi memperparah kerusakan bangunan.
Kondisi sekolah yang mengalami kerusakan juga menjadi gambaran bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada jalan dan sarana umum, tetapi juga menyentuh sektor pendidikan.
Baca Juga: Kebakaran SPBE Bekasi Tinggalkan Kerugian Rp7 Miliar, Warga Minta Ganti Rugi
Pemkab Bekasi menilai kualitas bangunan sekolah menjadi bagian penting dalam menciptakan sumber daya manusia unggul.
Asep menekankan, perbaikan ruang kelas harus diproses cepat melalui jalur administrasi agar anggaran penanganan bisa segera disiapkan.
Ia meminta seluruh pihak terkait, mulai dari sekolah hingga dinas teknis, bergerak cepat menindaklanjuti temuan tersebut.
Selain meninjau sekolah, Plt Bupati Bekasi juga memeriksa kondisi jalan rusak di Desa Karangmulya, Kecamatan Bojongmangu.
Namun perhatian terhadap sekolah menunjukkan bahwa sektor pendidikan tetap menjadi fokus penting pemerintah daerah.
Masyarakat setempat berharap kerusakan ruang kelas di SDN Bojongmangu 03 dapat segera diperbaiki sehingga siswa bisa belajar dengan tenang dan nyaman.
Mereka menilai kehadiran langsung kepala daerah memberi harapan baru bagi percepatan penanganan fasilitas pendidikan.
Baca Juga: Penindakan LPG 3 Kg Ilegal, Pertamina dan Polda Metro Jaya Perkuat Sinergi
Langkah cepat pemerintah sangat dinantikan agar siswa tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan ruang belajar yang layak.
Terlebih, kondisi bangunan sekolah yang rusak bisa berdampak pada kualitas belajar jika dibiarkan berlarut-larut.
Dengan peninjauan langsung ini, Pemkab Bekasi menegaskan komitmennya bahwa pembangunan pendidikan berjalan seiring dengan pembenahan infrastruktur wilayah.
Sekolah yang aman dan nyaman dinilai menjadi investasi penting bagi masa depan generasi muda Kabupaten Bekasi.***




