BEKASI.POJOKSATU.id - Warga Desa Kertarahayu kembali menggelar tradisi tahunan sedekah bumi atau yang dikenal dengan "Babaritan" pada Jumat, 4 Juli 2025.

Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang diwariskan secara turun-temurun dan menjadi salah satu tradisi kearifan lokal desa tersebut.

Kepala Desa Kertarahayu, Rudi Catur Pribadi, menjelaskan kegiatan ini adalah bentuk syukur masyarakat atas rezeki yang telah diberikan.

"Sedekah bumi yang mana rutinitas kita, agenda kita setiap tahun, ini tahun Islam ya pergantian tahun itu. Kalau orang sini bilang itu, 'curah sedekah', 'curahan kebarisan'," ujar Rudi.

Baca Juga: Pemdes Kertarahayu Realisasikan Perbaikan Jalan Lingkungan di Tiga Titik Wilayah Cisaat

Antusiasme warga terlihat dari partisipasi aktif mereka. Setiap keluarga membawa aneka makanan dari rumah masing-masing, ada yang untuk disantap bersama di lokasi, dan ada pula yang disiapkan untuk dibawa pulang atau digantung di depan rumah sebagai simbol keberkahan.

Acara diawali dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh tokoh adat setempat yaiktu Aki Riman, dilanjutkan dengan doa oleh seorang ustaz. Rudi Catur Pribadi menyoroti peran tokoh adat yang masih memegang teguh tradisi leluhur.

"Tadi yang awalnya itu dari tokoh adat," katanya.

Baca Juga: Gerakan Gemarikan di Kertarahayu Sasar Peningkatan Gizi dan Cegah Stunting

Mengenai bacaan yang disampaikan oleh tokoh adat, Rudi menjelaskan bahwa itu adalah lafal-lafal yang sudah ada sebelum masuknya ajaran Islam ke daerah tersebut.

"Memang itu salah satu tokoh adat yang memang dari dulu itu bacaan-bacaan, ya inilah, lafal itu lafal. Memang ini sebelum, mungkin sebelum Islam datang ke kita ini, yaitu bahasanya begitu. Tetap itu yang mereka baca itu tujuannya meminta kepada Allah SWT, tetapi ya itulah bahasa-bahasa semuanya disebutlah," jelas Rudi.

Dia menekankan esensinya tetap sama, yaitu memohon kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kegiatan sedekah bumi ini bukan hanya sebagai bentuk rasa syukur, tetapi juga mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan antarwarga Desa Kertarahayu.***