BEKASI.POJOKSATU.id - Warga RW 3 Dusun I Desa Kedung Pengawas, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi, sedang mengalami masalah dengan Kali Gempar.
Kali Gempar mengalami pendangkalan akibat sedimentasi dan tumpukan sampah. Warga sangat khawatir bahwa jika normalisasi tidak segera dilakukan, bencana banjir saat musim hujan akan tak terelakkan.
Ketua RT 4 RW 3, Desa Kedungpengawas, Kecamatan Babelan, Oom Komala, sebenarnya sudah mengusulkan normalisasi Kali Gempar dalam musyawarah desa.
Baca Juga: Aksi Demo Lanjutan Penganggur, GSPB Dorong Pemkab Bekasi Segera Atasi Masalah Pengangguran
"Kali ini telah dangkal dan banyak sampah yang menggunung. Kondisi sungai yang lebar empat meter ini sekarang hanya memiliki kedalaman kurang dari satu meter, sedangkan volume airnya hampir menyamai permukaan jalan," tutur dia, baru-baru ini.
Warga khawatir bahwa jika kondisi ini terus berlanjut, karena saat musim hujan tiba sungai akan meluap dan membanjiri pemukiman mereka.
Normalisasi Kali Gempar saat ini sulit dilakukan karena unit ekskavator akan kesulitan mencapai lokasi sungai akibat pemukiman warga yang sudah sangat dekat dengan sungai.
Baca Juga: Panel Listrik Mega Bekasi Hypermall Terbakar, Petgas Damkar Sempat Kesulitan
Para aparat setempat tingkat RT telah berusaha mengimbau warga agar tidak membuang sampah di sekitar Kali Gempar, tetapi masih ada warga yang melanggar aturan tersebut.
Oom berharap Pemkab Bekasi akan memperhatikan masalah Kali Gempar ini dan menyediakan tempat penampungan sampah serta mengatur pengangkutan sampah dari daerah tersebut.
"Kami juga berharap normalisasi Kali Gempar dapat segera dilakukan agar sampah yang mengendap di sungai tidak mengganggu aliran air yang penting," demikian kata dia.***




