BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak 10 warga yang tinggal di Perumahan Villa Mas Garden, RW 10, Kelurahan Perwira, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi, dilaporkan terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti.

Menanggapi kondisi tersebut, pengurus lingkungan RW 10 langsung mengambil langkah cepat dengan melakukan penyemprotan atau fogging di seluruh wilayah RW pada Kamis, 24 Juli 2025.

Ketua RW 10, Candra Ganiawan, membenarkan adanya peningkatan kasus DBD di lingkungannya. “Kami mencatat ada 10 warga yang terjangkit DBD. Maka hari ini kami lakukan fogging sebagai langkah penanganan,” kata Candra kepada bekasi.pojoksatu.id, Jumat, 25 Juli 2025.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Dukung Pengawasan SPM Kesehatan oleh Inspektorat Jabar

Ia menjelaskan bahwa fogging dilakukan secara menyeluruh, dengan menyasar titik-titik strategis yang diduga menjadi tempat bersarangnya nyamuk. Selain fogging, pihak RW juga melakukan kegiatan pemberantasan sarang nyamuk (PSN) di seluruh 9 RT yang berada di wilayah RW 10.

“Langkah-langkah PSN kami lakukan dengan menguras tempat penampungan air, membersihkan saluran pembuangan, menutup wadah penyimpanan air, serta mendaur ulang barang-barang bekas yang bisa menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk,” ujar Candra.

Ia berharap upaya fogging dan PSN ini bisa menekan penyebaran nyamuk penyebab DBD. “Kami terus mengingatkan warga agar tidak menyimpan barang-barang yang bisa menampung air dan menjadi sarang nyamuk,” demikian kata dia.***