BEKASI.POJOKSATU.id - Nyawa seorang pelajar tidak dapat terselamatkan setelah mengalami kecelakaan lalu lintas di pintu masuk Ramayana, Jalan Raya Underpass, Bekasi Timur, Kota Bekasi, Rabu, 17 Juli 2024.

Saat itu, korban bersama pelajar lain sedang tawuran dengan pelajar lain. Saat motor korban melaju, dari arah berlawanan datang kendaraan lain.

Imam (27 tahun), warga setempat, mengatakan para pelajar sebelum terlibat kecelakaan dikejar-kejar oleh para pelajar lainnya.

Baca Juga: 4 Kecamatan di Kota Bekasi Rawan Tawuran, Tak Sedikit Remaja yang Ditangkap

"Korban adu banteng dengan pengendara sepeda motor lain dari arah RS Bella yang ingin menuju ke Jalan Baru Bekasi Timur," ucap Imam, kepada bekasi.pojoksatu.id, Rabu, 17 Juli 2024.

Imam mengatakan para pelajar yang terlibat kecelakaan tersebut melarikan diri karena dikejar rival mereka.

"Untuk tawurannya sendiri itu informasinya di Jalan Baru Underpass Bekasi Timur dekat pom bensin situ. Nah, terus dikejar-kejar hingga dia menabrak kendaraan lainnya," jelas dia.

Dirinya menyebutkan korban keseluruhannya ada 4 orang. Tidak lama kemudian, satu korban yang selamat tersebut dibawa oleh rekannya.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Harus Buat Program Pencegahan Tawuran

"Yang jatuh ada 4 orang di sini, 1 korban dibawa oleh rekannya yang masih di belakang," kata dia.

"Nah yang tergeletak 3 orang dan satu orang meninggal dunia serta satu orang kritis," sambung Imam.

Imam menerangkan rombongan para pelajar yang terlibat kecelakaan tersebut kurang lebih ada 6 motor dengan berboncengan dua hingga 3 orang.

"Tadi satu kendaraan yang membawa rekannya itu ada senjata tajamnya celurit panjang-panjang," imbuh dia.

Sementara, kasus tersebut kini ditangani oleh Polres Metro Bekasi Kota dan para korban di bawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bekasi.***