BEKASI.POJOKSATU.id - Keluarga korban tenggelam di aliran Kali Bekasi, Ridho Darmawan (15), melakukan tabur bunga di tempat korban ditemukan meninggal dunia pada Minggu, 29 September 2024.
Keluarga langsung melakukan doa bersama begitu tiba di tempat korban ditemukan. Terlihat orang tua Ridho Darmawan tidak bisa menahan air mata ketika melihat lokasi anaknya ditemukan tidak bernyawa.
Berdasarkan informasi yang diterima bekasi.pojoksatu.id, Ridho Darmawan merupakan anak terakhir dari enam bersaudara.
Paman korban, Jaelani Arifin, menerangkan, kedatangan pihak keluarga di lokasi tersebut bertujuan untuk mengenang hari meninggalnya korban.
Baca Juga: Kasus Korban Tenggelam Kali Bekasi, Pihak Keluarga akan Tempuh Jalur Hukum
"Ini saya anggap sebagai simbol perlawanan terhadap kegiatan Tim Perintis Presisi Polres Metro Bekasi, dalam melakukan langkah-langkah upaya pembubaran, kalau dalam bahasa mereka, tawuran," jelas Jaelani, kepada awak media Senin, 30 September 2024.
Jaelani berharap kejadian tersebut tidak terulang kembali di kemudian hari.
"Ini cukup menjadi kejadian yang terakhir kalinya. Cukup tujuh nyawa yang menjadi korban dari kegiatan Tim Patroli Perintis Presisi Polres Metro Bekasi Kota," tutup dia.***




