BEKASI.POJOKSATU.ID - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi, meminta kepada perusahaan untuk menyediakan alat berat.
Hal ini dilakukan untuk membantu proses pemadaman yang dilakukan oleh Damkar dan mengurai bahan-bahan yang masih terbakar.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bekasi, Namar Naris, menjelaskan demi mengurai dan membantu proses pemadaman, untuk perusahaan menyediakan alat berat.
Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Damkar Kota Bekasi, Namar Naris, menjelaskan demi mengurai dan membantu proses pemadaman, untuk perusahaan menyediakan alat berat.
Baca Juga: 23 Truk Damkar Dikerahkan Padamkan Api di PT Jati Perkasa Nusantara
"Karena adanya bangunan ambruk, maka susah untuk dijangkau petugas dalam proses pemadaman," jelas Namar, kepada awak media, Jumat, 1 November 2024.
Petugas mengalami kesulitan dalam proses pemadaman. Karena itu, alat berat dibutuhkan untuk mengurai barang-barang yang ambruk.
"Ini kan saya minta diusahakan, pihak manajemen untuk dikondisiin alat beratnya supaya kita cepat dalam rangka pemadamannya," tegas dia.
"Karena adanya bangunan ambruk, maka susah untuk dijangkau petugas dalam proses pemadaman," jelas Namar, kepada awak media, Jumat, 1 November 2024.
Petugas mengalami kesulitan dalam proses pemadaman. Karena itu, alat berat dibutuhkan untuk mengurai barang-barang yang ambruk.
"Ini kan saya minta diusahakan, pihak manajemen untuk dikondisiin alat beratnya supaya kita cepat dalam rangka pemadamannya," tegas dia.
Baca Juga: UPDATE: Ada 9 Korban Jiwa dalam Insiden Kebakaran di PT Jati Perkasa Nusantara
Sementara itu, untuk sumber air sendiri, Pihak Damkar Kota Bekasi mengaku tidak mengalami kesulitan dan dapat bantuan dari Dinas Pertamanan.
"Kalau untuk air, tidak ada kesulitan. Tadi juga kita dibantu ada 6 tanki berkapasitas 5.000 liter itu sedang kita supply ke itu, ke pemudi kebakaran, Mobil pemadaman kebakaran," demikian kata dia.***
Sementara itu, untuk sumber air sendiri, Pihak Damkar Kota Bekasi mengaku tidak mengalami kesulitan dan dapat bantuan dari Dinas Pertamanan.
"Kalau untuk air, tidak ada kesulitan. Tadi juga kita dibantu ada 6 tanki berkapasitas 5.000 liter itu sedang kita supply ke itu, ke pemudi kebakaran, Mobil pemadaman kebakaran," demikian kata dia.***




