BEKASI.POJOKSATU.id - Memasuki musim penghujan, Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi fokus mengatasi banjir yang terjadi di beberapa wilayah Kota Bekasi.
Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Andhika Dirgantara, menjelaskan, penanganan cepat dianggap sebagai solusi jangka pendek dalam melayani masyarakat yang terdampak.
Andhika meminta kepada Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Bina Marga Dan Sumber Daya Air (BMSDA) supaya lebih antisipatif ketika banjir datang.
“Kami meminta dinas terkait untuk memaksimalkan satgas Unit Reaksi Cepat dalam penanganan banjir,” kata Andhika, Selasa, 12 November 2024.
Banjir yang menghantui masyarakat Kota Bekasi kerap disebabkan oleh saluran air yang tidak berfungsi maksimal. Hal ini membuat aliran air menjadi tersendat.
Baca Juga: Banjir Kiriman Terjang Lima Kecamatan di Kota Bekasi
Andhika mengatakan, perlu penanganan cepat dari Unit Reaksi Cepat (URC) dalam mengatasinya, supaya aliran air tidak tersendat.
“Kemudian ada semacam tumpukan air yang harus segera dipindahkan melalui pompa,” ucap Adhika.
Selain itu, pihaknya juga meminta kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi untuk serius melakukan penanganan banjir jangka panjang. Hal ini bisa dikoordinasikan dengan lembaga legislatif dalam menyusun program kerja.
“Untuk jangka pendek, kami minta Dinas BMSDA menurunkan satgas di titik-titik timbulnya genangan,” tutur Adhika.
“Dinas perhubungan perlu membentuk tim reaksi cepat untuk mengatasi kemacetan ketika terjadi banjir,” kata dia. ***




