BEKASI.POJOKSATU.id - Saksi pasangan calon nomor urut 03 Calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi Tri Adhianto-Abdul Harris, Frans Sinaga, membantah tudingan saksi paslon nomor urut 1 yang menyebut adanya kejanggalan dalam rekapitulasi suara Pilkada Kota Bekasi 2024. 

Frans Sinaga mengatakan proses demokrasi di Kota Bekasi sejauh ini berlangsung kondusif.

Menurut dia, KPU, Bawaslu, dan seluruh pihak yang terlibat telah menunjukkan kinerja luar biasa dalam menjaga keamanan dan kondusifitas selama rangkaian Pilkada 2024 hingga berjalan aman dan kondusif di Kota Bekasi.

“Kami mengapresiasi tinggi kerja keras KPU, Bawaslu dan jajaran yang berhasil memastikan proses demokrasi berjalan lancar, adil, damai, dan tanpa gangguan berarti,” ujar Frans pada Rabu, 4 Desember 2024 di Bekasi Selatan.

Lebih lanjut, Frans mengatakan, proses rekapitulasi di 12 kecamatan Kota Bekasi yang dilaksanakan KPU sesuai prosedur dan data C1 yang dihimpun internal Tri-Harris di lapangan juga sesuai.

 Baca Juga: Saksi Paslon 01 Sebut Banyak Kejanggalan dalam Rekapitulasi Tingkat Kota Bekasi

“Sinkronisasi jumlah pemilih antara Daftar Pemilih Tetap (DPT) Provinsi dan DPT Kota Bekasi juga tidak memengaruhi hasil akhir perolehan suara pasangan calon. Hal ini menunjukkan keakuratan dan transparansi dalam proses pilkada yang telah terlaksana dengan baik,” tambahnya.

Dirinya juga mengapresiasi kinerja tim pemenangan Tri-Harris yang sudah bekerja keras selama proses pilkada berlangsung sekaligus memberi ucapan selamat kepada paslon Tri Adhianto - Harris Bobihoe yang diusungnya.

“Keberhasilan ini adalah hasil dari kerja keras bersama antara tim pemenangan, relawan, simpatisan, kader partai, para saksi dan dukungan masyarakat Kota Bekasi,”ungkapnya.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bekasi masih menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pemungutan Suara Pilkada Jawa Barat dan Kota Bekasi. 

Rapat pleno masih berlangsung di tingkat Kota Bekasi dan diperkirakan akan selesai pada 5 Desember 2024. ***