BEKASI.POJOKSATU.id - Pada hari kedua masa pendaftaran tahap pertama Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Kota Bekasi, ratusan orangtua siswa masih berjuang mengatasi kendala teknis untuk mendaftarkan anak-anak mereka ke sekolah negeri, Selasa, 24 Juni 2025.
Gangguan pada sistem menyebabkan sebagian akun tidak dapat diakses, bahkan memunculkan perubahan data dan hilangnya dokumen yang telah diunggah.
Fauziah (27 tahun), salah satu warga, mengaku baru bisa mengakses akun prapendaftaran milik adiknya pada siang hari. Namun, data yang telah diverifikasi sebelumnya justru berubah, termasuk jenis kelamin dan lokasi titik koordinat. Berkas-berkas yang telah diunggah pun menghilang. Kondisi ini menghambat proses pemilihan sekolah tujuan.
Baca Juga: Hari Pertama Pendaftaran SPMB Kota Bekasi Kacau, Orangtua Bingung Tak Bisa Login
“Sudah coba diulang berkali-kali tapi tetap tidak bisa. Pilihan sekolah juga tidak muncul di website,” keluhnya.
Senada, Asih (39 tahun) juga mengalami kesulitan serupa. Ia mencoba mengakses sistem pada malam hari, berharap lalu lintas jaringan lebih ringan, namun tetap gagal. Berulang kali ia mengunjungi sekolah tujuan tanpa hasil, hingga akhirnya diarahkan ke kantor Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bekasi untuk mengurus permasalahannya.
“Saya sudah pasrah, kepala saya pusing. Saya juga punya anak lain yang harus dijemput sekolah dan ambil rapor, ini belum selesai,” katanya.
Baca Juga: 45 Ribu Lebih Siswa Daftar SPMB 2025 Kota Bekasi, Disdik Siapkan Dua Tahap Seleksi
Hari ini, Rabu, 25 Juni 2025, menjadi hari terakhir pendaftaran tahap pertama. Jika gagal memilih sekolah, peserta harus menunggu tahap kedua. Hingga hari kedua kemarin, kantor Disdik Kota Bekasi ramai dikunjungi para orangtua yang membawa bukti prapendaftaran sambil menanti solusi.***




