BEKASI.POJOKSATU.ID - Dinas Pemadaman dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi menegaskan bahwa kebakaran toko dan gudang ban di Jalan Raya Sultan Agung, Medansatria, bukan disebabkan oleh aktivitas pengelasan seperti yang sempat beredar di masyarakat.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Kota Bekasi, Namar Naris, menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan dari pemilik usaha, tidak ada pekerjaan pengelasan yang berlangsung di lokasi sebelum kebakaran terjadi.

“Informasi dari pemilik toko menyatakan tidak ada pengelasan yang dilakukan, jadi penyebab pasti kebakaran masih dalam proses investigasi,” ujar Namar kepada bekasi.pojoksatu.id, Selasa, 1 Juli 2025.

Baca Juga: Kebakaran Toko Ban di Medansatria Sebabkan Macet 2 Km hingga Flyover Kranji

Lebih lanjut, Namar menjelaskan bahwa sumber api pertama kali terlihat berasal dari lantai tiga bangunan, dan pertama kali diketahui oleh pengendara yang sedang melintas karena asap pekat membubung ke udara.

Untuk mengatasi kebakaran besar tersebut, sebanyak 17 unit armada pemadam kebakaran dikerahkan. Terdiri dari 12 unit milik Kota Bekasi, 2 unit bantuan dari DKI Jakarta, dan 3 unit kendaraan rescue.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa ini,” tambah Namar.

Baca Juga: Warga Panik, Kebakaran Toko Ban di Medansatria Nyaris Merembet ke Permukiman

Pihak Disdamkarmat masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut guna memastikan penyebab kebakaran secara pasti.

Sementara itu, warga di sekitar lokasi sempat dievakuasi ke tempat aman selama proses pemadaman berlangsung.***