BEKASI.POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe, secara resmi membuka kegiatan sinergitas antara Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) dengan pemerintah kelurahan se-Kota Bekasi. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa menjaga keamanan dan ketenteraman wilayah tidak bisa hanya mengandalkan aparat, melainkan membutuhkan keterlibatan aktif dari masyarakat.
“Situasi yang kondusif hanya bisa tercipta jika ada kewaspadaan serta kemampuan mendeteksi secara dini setiap potensi gangguan di lingkungan masyarakat. Di sinilah peran FKDM menjadi sangat penting,” ujar Harris.
Ia menambahkan, FKDM harus menjadi garda terdepan dalam menjaga stabilitas sosial, mencegah konflik, dan memelihara kerukunan di tengah masyarakat. Menurutnya, ke depan FKDM diharapkan semakin kuat dan aktif dalam mengantisipasi potensi masalah sejak awal.
Baca Juga: Daftar Tarif Tol Jogja Solo Segmen Klaten Prambanan Terbaru, Berlaku Mulai 6 Agustus 2025
"Bekasi memerlukan masyarakat yang sigap mendeteksi dan mencegah gangguan. Kami mengajak seluruh elemen yang tergabung dalam FKDM—tokoh masyarakat, akademisi, media, hingga tokoh perempuan—untuk bersinergi dengan tim kewaspadaan dini di lingkungan pemerintah," imbuhnya.
Sebagai informasi, FKDM merupakan lembaga swadaya masyarakat yang dibentuk oleh warga dan disahkan oleh pemerintah. Fungsinya mirip seperti intelijen di tingkat lokal, terutama kelurahan, untuk mendeteksi dan mencegah berbagai potensi ancaman terhadap ketenteraman umum.***




