BEKASI.POJOKSATU.id - Memasuki musim penghujan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melakukan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir yang kerap menghantui masyarakat Kota Bekasi.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi bersama tim Pusdatinkom BNPB melakukan pemasangan Early Warning System (EWS) di bantaran Kali Bekasi.

Alat tersebut diketahui nantinya akan berfungsi pengecekan debit air Kali Bekasi dan sekaligus alarm bagi masyarakat yang berada di bantaran Kali.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Bekasi, Priadi Santoso, mengatakan, bahwa alat tersebut nantinya akan berfungsi sebagai deteksi dini potensi banjir di wilayah Bekasi bagian Barat dan Selatan.

"pemasangan EWS di wilayah hulu sungai sebagai pusat pemantauan tinggi muka air, integrasi perangkat dengan jaringan CCTV BPBD untuk pemantauan real-time, serta penyiapan sirine peringatan dini di kawasan rawan banjir seperti Pondok Mitra Lestari (PML), Kemang Pratama, dan Pondok Gede Permai (PGP),” ujar Priadi, Senin 27 Oktober 2025.

Baca Juga : Pemkot Bekasi Siagakan 50 Perahu dan Relawan untuk Antisipasi Banjir

Tidak hanya itu saja, pihaknya juga melakukan pengecekan lapangan di beberapa titik penting seperti Kali Cileungsi, Cikeas dan Cibongas.

Selain survei lokasi, tim juga meninjau kesiapan teknis pemasangan tiang sensor, box panel, dan solar panel di pos pantau dan bendung sungai.

“Langkah ini merupakan bentuk nyata sinergi antara BNPB dan BPBD Kota Bekasi dalam memperkuat sistem mitigasi berbasis teknologi,” tegas Priadi.

Menurutnya, dengan sistem EWS yang terintegrasi, masyarakat akan bisa menerima peringatan dini banjir secara lebih cepat dan akurat, sehingga waktu evakuasi bisa dioptimalkan sebelum debit air meningkat.***