BEKASI.POJOKSATU.id - Stasiun Bekasi menjadi salah satu alternatif bagi para pemudik yang ingin berpergian ke kampung halamannya, dengan menggunakan Kereta Api Jarak jauh.

Selain itu juga Stasiun tersebut sudah terintegrasi dengan layanan kereta api jarak jauh dan Commuter Line, sehingga memberikan kemudahan, efisiensi waktu, dan kenyamanan bagi pelanggan selama periode libur akhir tahun.

Pada masa Angkutan Nataru ini dari tanggal 18 Desember hingga  26 Desember 2025, tercatat 82.355 pelanggan berangkat menggunakan kereta api jarak jauh dari Stasiun Bekasi.

Data tersebut mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap stasiun terintegrasi sebagai alternatif keberangkatan dan kedatangan yang mudah dijangkau melalui layanan Commuter Line.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menyampaikan bahwa kemudahan integrasi antarlayanan menjadi faktor utama dalam perubahan pola perjalanan masyarakat pada masa Nataru.

“Integrasi antara kereta api jarak jauh dan Commuter Line di Stasiun Bekasi, memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam merencanakan perjalanan, baik dari sisi akses, waktu tempuh, maupun kenyamanan,” ucap Franoto, dari keterangan tertulisnya, Minggu 28 Desember 2025.

Baca Juga : Sampah Liar Di Kaliabang Ceger Ganggu Aktivitas Warga

KAI Daop 1 Jakarta terus mengoptimalkan pengelolaan stasiun-stasiun terintegrasi sebagai bagian dari upaya menghadirkan perjalanan kereta api yang aman, tertib, dan mudah diakses oleh masyarakat.

"Skema ini turut mendukung kelancaran distribusi arus penumpang dari dan menuju Jakarta selama masa Angkutan Nataru," ujar dia.

Penguatan integrasi antarlayanan dan pengaturan arus penumpang diharapkan dapat menjaga kelancaran mobilitas selama masa Angkutan Nataru, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih nyaman bagi pelanggan kereta api.