BEKASI.POJOKSATU.id - Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe menghadiri secara resmi Musyawarah Besar (Mubes Lamahu) IX Huyula Heluma Lo Hulontalo (LAMAHU) yang diselenggarakan di Gedung Menara Imperium Lantai 7, Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Dalam kesempatan tersebut, Abdul Harris Bobihoe menyampaikan apresiasi dan ucapan selamat kepada seluruh pengurus serta keluarga besar LAMAHU atas terselenggaranya musyawarah besar sebagai forum tertinggi dalam organisasi.

“Apresiasi setinggi-tingginya dan selamat atas pelaksanaan Musyawarah Besar LAMAHU. Semoga kegiatan ini berjalan dengan amanah, penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan dedikasi, serta membawa kemajuan organisasi dan kemaslahatan bagi seluruh warga Gorontalo di mana pun berada,” ujar Abdul Harris, Senin, 26 Januari 2026.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Resmikan Taman Resik Istiqomah, Perkuat Ruang Hijau Kota Bekasi di Aren Jaya

Ia menegaskan bahwa Mubes Lamahu bukan sekadar agenda rutin, melainkan forum strategis untuk merumuskan arah kebijakan dan masa depan organisasi. Melalui musyawarah ini, berbagai gagasan, harapan, dan cita-cita bersama dapat dirumuskan demi menjaga nilai-nilai luhur budaya Gorontalo, termasuk semangat musyawarah untuk mufakat, saling menghormati perbedaan, dan mengutamakan kepentingan bersama.

“Cita-cita besar kita adalah menjaga budaya, memperkuat gotong royong, dan menjunjung tinggi kerukunan di mana pun berada. Bagi saudara-saudara yang tinggal di Kota Bekasi, dari mana pun asalnya, tetaplah mencintai daerah tempat tinggal saat ini, menjadi perekat persatuan, menjunjung toleransi, dan ikut memajukan daerah,” tuturnya.

Menurut Abdul Harris, LAMAHU memiliki peran strategis sebagai wadah kekeluargaan dan persatuan, tidak hanya dalam menjaga silaturahmi antaranggota, tetapi juga dalam melestarikan adat, budaya, serta identitas kedaerahan di tengah tantangan globalisasi.

“LAMAHU diharapkan menjadi organisasi yang solid secara internal, adaptif terhadap perubahan, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. LAMAHU bukan hanya simbol persatuan, tetapi juga motor penggerak kepedulian sosial,” tambahnya.

Lebih lanjut, Pemerintah Kota Bekasi memandang organisasi kemasyarakatan seperti LAMAHU sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah, khususnya dalam penguatan nilai spiritual, moral, dan peradaban masyarakat.

“Pemerintah hadir sebagai pengayom seluruh lapisan masyarakat dan terus menjalin sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan. LAMAHU merupakan mitra strategis untuk bersama-sama mewujudkan Kota Bekasi yang nyaman dan sejahtera,” pungkas Abdul Harris Bobihoe.***