BEKASI.POJOKSATU.id - Seorang pedagang es cincau keliling mendadak ambruk saat berjualan di kawasan Perumahan Irigasi Danita, Kelurahan Bekasi Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Jumat 6 Februari 2926 siang. Korban diketahui meninggal dunia dan diduga akibat sakit.

Peristiwa tersebut sempat terekam kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian. Dalam rekaman, korban terlihat tengah mendorong gerobak dagangannya. Beberapa saat kemudian, pria yang mengenakan kaus merah, celana jeans, dan topi itu tiba-tiba terjatuh secara perlahan di tengah jalan.

Kaki korban sempat terlihat bergerak sebelum akhirnya terdiam. Warga sekitar yang melihat kejadian tersebut kemudian melaporkan peristiwa itu kepada pihak kepolisian.

Kasi Humas Polsek Rawalumbu, Aiptu Kuwati Asih, mengatakan pihaknya menerima laporan adanya seorang pedagang yang meninggal dunia sekitar pukul 14.00 WIB.

“Petugas SPKT bersama piket fungsi Polsek Rawalumbu yang dipimpin Perwira Pengendali Iptu Nuh Suryadi langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pengecekan TKP,” ujar Kuwati saat dikonfirmasi, Senin 9 Februari 2026.

Baca Juga : Penertiban PKL Di Bekasi Utara, Berujung Ancaman Golok ke Wali Kota Bekasi

Dari hasil pemeriksaan awal dan keterangan para saksi, korban diketahui berinisial EE alias I (50), seorang pedagang es cincau keliling.

Kuwati menjelaskan, bahwa Saat ditemukan, korban sudah tergeletak di dekat gerobaknya dan tidak memberikan respons.

Petugas memastikan korban telah meninggal dunia di lokasi kejadian. Selanjutnya, jenazah dievakuasi ke RSUD Kota Bekasi guna pemeriksaan lebih lanjut.

“Dari hasil pengecekan awal, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” jelas dia.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, korban diketahui memiliki riwayat penyakit komplikasi. Untuk sementara, penyebab meninggalnya korban diduga akibat sakit.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi terkait kejadian ini. Proses penanganan telah dilakukan sesuai prosedur,” pungkas Kuwati.***