BEKASI.POJOKSATU.id – Pemerintah Kota Bekasi terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui berbagai program, salah satunya pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUBE).
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi, Robert TP Siagian, mengatakan program tersebut bertujuan membantu masyarakat rentan miskin agar mampu meningkatkan pendapatan secara mandiri.
Pada tahun lalu, Dinas Sosial Kota Bekasi membentuk enam kelompok KUBE yang masing-masing beranggotakan enam keluarga dari kelompok rentan miskin.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Kedepankan Kemanusiaan dalam Sosialisasi Penertiban Bantaran Kali
Melalui program tersebut, para anggota mendapatkan pendampingan dalam menjalankan usaha kecil untuk meningkatkan perekonomian keluarga.
“Ini kalau kita lihat kemarin hasilnya cukup signifikan, terjadi peningkatan pendapatan,” kata Robert, Rabu, 11 Maret 2026.
Selain program KUBE, Pemkot Bekasi juga menjalin kerja sama dengan berbagai perangkat daerah seperti Dinas Koperasi dan UMKM untuk membuka akses pasar bagi pelaku usaha kecil melalui kegiatan bazar hingga operasi pasar murah.
Di sisi lain, pemerintah daerah juga memberikan perhatian kepada kelompok masyarakat rentan lainnya, termasuk penyandang disabilitas melalui bantuan alat bantu seperti kursi roda, tongkat, dan alat bantu dengar.
Baca Juga: Pemkot Bekasi Akan Tertibkan Bangunan di Bantaran Kali Bekasi untuk Atasi Banjir
Robert menambahkan bahwa saat ini terdapat 211.991 kepala keluarga dalam kelompok desil 1 hingga 5 pada Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional yang menjadi fokus program peningkatan kesejahteraan.
“Nanti semua program akan mengarah ke 211 ribu itu. Fokus peningkatan kesejahteraan tidak hanya Dinsos sendiri, tetapi juga melibatkan dinas lain seperti Ketapang, UMKM, kecamatan, hingga sektor pariwisata,” ujarnya. (adv)




