BEKASI.POJOKSATU.ID - Abdul Harris Bobihoe menegaskan bahwa penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya merupakan persoalan serius yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

Menurutnya, upaya pencegahan tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat penegak hukum. Peran keluarga, lingkungan pendidikan, serta masyarakat luas sangat penting dalam melindungi generasi muda dari bahaya narkoba.

“Pemerintah Kota Bekasi menyambut baik pelantikan formatur DPD Forza Indonesia hari ini. Ini adalah bentuk nyata kepedulian masyarakat dalam memerangi penyalahgunaan Napza,” ujar Abdul Harris, Rabu, 11 Maret 2026.

Baca Juga: Pemkot Bekasi Gelar Dialog RIDHO BERPECI Bahas Kesiapan Arus Mudik dan Libur Idul Fitri

Ia juga menekankan bahwa langkah pencegahan harus dilakukan secara berkelanjutan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat, terutama kepada kalangan generasi muda yang rentan terpapar peredaran narkoba.

“Kita harus bergerak bersama. Edukasi, sosialisasi, dan pendampingan menjadi kunci agar generasi muda kita terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba,” tegasnya.

Bobihoe menilai peningkatan kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika menjadi langkah penting dalam menekan angka penyalahgunaan zat terlarang.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, pemerintah berharap upaya pencegahan dapat berjalan lebih efektif sehingga lingkungan masyarakat tetap sehat dan aman dari ancaman penyalahgunaan narkoba. (adv)