BEKASI.POJOKSATU.id – Jumlah korban dalam insiden kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) milik PT Indogas Andalan Kita terus bertambah.
Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Jalan Cinyosong, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu (1/4/2026).
Berdasarkan data terbaru dari pihak kepolisian Polres Metro Bekasi Kota, total korban mencapai 12 orang. Seluruh korban diketahui telah dilarikan ke sejumlah rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis secara intensif.
Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusomo Wahyu Bintoro, membenarkan adanya penambahan jumlah korban dalam insiden tersebut.
“Untuk data terakhir jumlah korban sebanyak 12 orang, para korban menjalankan perawatan di sejumlah rumah sakit,” ujar Kusomo kepada wartawan, Kamis (2/4/2026).
Ia menjelaskan, para korban terdiri dari karyawan SPBE serta warga sekitar yang terdampak kebakaran.
Dari hasil penyelidikan sementara, kebakaran diduga dipicu oleh kebocoran gas yang terjadi saat proses pengisian di SPBE tersebut.
Meski demikian, pihak kepolisian masih terus melakukan pendalaman guna memastikan penyebab pasti dari insiden kebakaran tersebut.
Baca Juga : Ledakan SPBE di Bekasi, 10 Orang Alami Luka Bakar Parah Hingga 50 Persen
“Saat ini masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut,” tambahnya.
Sementara itu, petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bekasi hingga kini masih berjibaku melakukan pemadaman di sejumlah titik api yang masih menyala di lokasi kejadian.
Upaya pemadaman dilakukan secara intensif untuk mencegah api meluas ke area permukiman warga di sekitar lokasi.
Selain menimbulkan korban luka, kebakaran ini juga berdampak pada sejumlah rumah warga. Beberapa di antaranya dilaporkan mengalami kerusakan sehingga warga terpaksa mengungsi.
Pihak kepolisian bersama pemerintah daerah pun telah menyiapkan posko pengungsian sementara yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian.
“Banyak warga yang rumahnya terdampak, kami siapkan posko sementara untuk penanganan,” tutup Kusomo.***




