BEKASI.POJOKSATU.id - Insiden kebakaran besar terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) PT Indogas Andalan Kita di kawasan Cimuning, Mustikajaya, Kota Bekasi, pada Rabu malam, 1 April 2026. Peristiwa tersebut mengakibatkan 15 orang mengalami luka-luka, dengan sebagian korban menderita luka bakar serius.

Camat Mustikajaya, Maka Nachrowi, menjelaskan korban berasal dari warga sekitar serta petugas keamanan di lokasi kejadian. Seluruh korban telah dievakuasi ke berbagai rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif.

“Data sementara ada 15 korban, dari warga dan sekuriti. Saat ini semuanya sudah dibawa ke beberapa rumah sakit,” ujarnya, Kamis, 2 April 2026.

Ia mengungkapkan kondisi korban bervariasi, mulai dari luka ringan hingga luka bakar berat. Beberapa di antaranya harus dirawat di ruang ICU. Tercatat 2 korban dirawat di RS Permata, sementara satu korban di RS Unimedika Setu mengalami luka bakar hingga 92 persen.

Baca Juga: Ledakan SPBE Cimuning Hanguskan Belasan Rumah, Warga Tuntut Tanggung Jawab Pengelola

Selain itu, dua korban lainnya dirawat di RS Kartika Husada dengan tingkat luka bakar masing-masing sekitar 90 persen dan 40 persen. Korban lain juga ditangani di RSUD CAM serta sejumlah fasilitas kesehatan di Bekasi.

Meski banyak korban mengalami luka serius, dipastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

“Alhamdulillah semua dalam kondisi selamat, tidak ada korban jiwa,” kata Nachrowi.

Pemerintah Kota Bekasi memastikan seluruh biaya pengobatan korban akan ditanggung penuh sesuai arahan pimpinan daerah.

Baca Juga: Kebakaran Besar SPBE Bekasi Libatkan Lebih dari 10 Damkar, Api Sulit Dikendalikan Berjam-jam

Di sisi lain, pihak kecamatan telah membuka posko pengaduan untuk membantu warga terdampak, baik yang mengalami luka maupun kerugian materiil. Sejumlah warga yang rumahnya rusak juga dilaporkan mengungsi sementara ke tempat kerabat.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan, sementara pendataan korban dan kerusakan terus dilakukan oleh pihak berwenang.***