BEKASI.POJOKSATU.ID - Tradisi tahunan Festival Adu Bedug dan Dondang di Kecamatan Mustikajaya kembali digelar dan siap memeriahkan April 2026.
Kegiatan budaya yang selalu dinantikan warga ini menjadi ajang pelestarian tradisi sekaligus wadah kreativitas masyarakat di tingkat lingkungan.
Sebanyak 11 RW di Kelurahan Mustikasari telah menyatakan kesiapan mereka untuk ambil bagian dalam festival yang akan berlangsung pada 18 April 2026.
Persiapan pun sudah mulai dilakukan sejak pekan ini, mulai dari perancangan hingga perakitan bedug dan dondang.
Lurah Mustikasari, Adhitya Fajar Kurniawan, memastikan seluruh wilayah bergerak serentak untuk menyukseskan acara tersebut.
Ia menegaskan bahwa festival ini bukan sekadar hiburan, tetapi juga bentuk pelestarian budaya lokal yang harus terus dijaga.
“Sebelas RW sudah mulai persiapan. Kita kebut dari minggu ini agar saat hari H semua siap tampil,” ujarnya, dikutip dari Radar Bekasi, 14 April 2026.
Menurutnya, Festival Adu Bedug bukan hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga menjadi ruang bagi warga untuk mengekspresikan identitas dan kreativitas masing-masing wilayah.
Baca Juga: 50 Ribu Buruh Akan Kepung DPR RI Saat May Day 2026
Setiap RW akan menghadirkan konsep unik melalui hiasan dondang dan bedug yang sarat nilai budaya.
Tidak hanya itu, berbagai ornamen khas seperti kerajinan tangan, makanan tradisional, hingga hasil bumi juga akan ditampilkan sebagai bagian dari kekayaan lokal.
Hal ini menjadi daya tarik tersendiri yang membuat festival semakin hidup dan berwarna.
Arak-arakan yang menjadi bagian dari rangkaian acara juga dipastikan berlangsung meriah.
Kendaraan yang digunakan peserta akan dihias dengan tema-tema kreatif yang mencerminkan ciri khas masing-masing wilayah.
Adhitya menyebut bahwa antusiasme warga menjadi kekuatan utama dalam menjaga keberlangsungan tradisi ini.
Semangat gotong royong terlihat dari keterlibatan aktif masyarakat dalam setiap tahapan persiapan.
“Kita ingin tampil maksimal dan menunjukkan kreativitas warga Mustikasari. Mudah-mudahan semua berjalan lancar,” tandasnya.
Baca Juga: Rem Tak Berfungsi Dengan Baik, Truk Fuso Seruduk 8 Kendaraan di Lampu Merah Legenda
Festival ini diharapkan tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga mampu memperkuat rasa kebersamaan dan kebanggaan terhadap budaya lokal.
Dengan keterlibatan lintas generasi, tradisi ini diyakini akan terus hidup dan berkembang di masa depan.
Pemanfaatan festival sebagai ruang budaya juga menjadi langkah strategis dalam menjaga warisan lokal agar tidak tergerus oleh modernisasi.
Melalui kegiatan seperti ini, nilai-nilai tradisional dapat terus dikenalkan kepada generasi muda.
Dengan persiapan yang terus dimatangkan, Festival Adu Bedug Mustikajaya 2026 dipastikan akan menjadi salah satu agenda budaya yang meriah dan penuh makna di Kota Bekasi.***




