BEKASI.POJOKSATU.ID - Gelombang besar jemaah haji asal Jawa Barat dipastikan akan memadati Asrama Haji Kelas I Bekasi dalam waktu dekat.
Tercatat sebanyak 29.643 jemaah yang terbagi dalam 28 kloter akan masuk ke asrama sebelum diberangkatkan ke Tanah Suci pada musim haji 2026.
Jumlah tersebut menjadi sorotan karena menunjukkan besarnya pergerakan jemaah haji di wilayah Jawa Barat, dengan Asrama Haji Bekasi menjadi salah satu titik krusial dalam proses keberangkatan.
Kloter pertama dijadwalkan mulai masuk pada Selasa, 21 April 2026. Jemaah asal Kota Bekasi akan menjadi rombongan pembuka yang menandai dimulainya rangkaian pemberangkatan haji tahun ini.
Baca Juga: Ruas Cikarang Selatan dan Serang Baru Berpotensi Semrawut, Polisi Imbau Warga Cari Jalan Alternatif
Pihak pengelola asrama pun memastikan kesiapan terus dikebut agar mampu mengakomodasi lonjakan jemaah tersebut.
Kepala Bidang Akomodasi PPIH Asrama Haji Kelas I Bekasi, Kania Budhi Utami, menyebut progres persiapan saat ini sudah hampir rampung.
“Kesiapan sampai saat ini sudah 90 persen. Ada beberapa pekerjaan yang masih kita kerjakan sehingga belum semua rampung,” ujarnya, dikutip dari Radar Bekasi, 17 April 2026.
Ia menegaskan bahwa fasilitas utama seperti kamar jemaah dan gedung akomodasi sudah disiapkan dengan optimal.
Baca Juga: Tri Adhianto Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Musrenbang RKPD 2027
Gedung Mina D dan E akan difungsikan sebagai pusat layanan inap bagi ribuan jemaah yang datang secara bertahap.
Meski jumlah kloter tahun ini mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 61 kloter, pihaknya memastikan kualitas pelayanan justru akan lebih maksimal.
“Tapi yang jelas pelayanan tahun ini bisa lebih maksimal,” tambahnya.
Dengan jumlah jemaah yang mencapai puluhan ribu orang, pengelolaan asrama menjadi tantangan tersendiri.
Koordinasi antarpetugas, kesiapan fasilitas, hingga manajemen waktu kedatangan dan keberangkatan menjadi kunci utama agar proses berjalan lancar.
Asrama Haji Bekasi sendiri menjadi salah satu embarkasi penting di Indonesia, khususnya untuk wilayah Jawa Barat.
Baca Juga: Bahaya Mengintai di Bekasi Timur, Gapura Rapuh Akhirnya Dibongkar Demi Keselamatan
Setiap tahunnya, tempat ini menjadi titik transit bagi jemaah sebelum melanjutkan perjalanan ibadah ke Arab Saudi.
Lonjakan jemaah tahun ini juga mencerminkan tingginya antusiasme masyarakat dalam menunaikan ibadah haji, setelah berbagai penyesuaian dan pembatasan pada tahun-tahun sebelumnya.
Dengan persiapan yang hampir rampung, pemerintah berharap seluruh proses keberangkatan dapat berjalan tertib, nyaman, dan aman bagi seluruh jemaah.***




