BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak 445 jamaah haji yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) pertama asal Kota Bekasi resmi diberangkatkan menuju Tanah Suci pada Rabu (22/4/2026).

Keberangkatan ini menjadi penanda dimulainya rangkaian pemberangkatan haji tahun 2026 dari Embarkasi Jakarta-Bekasi.

Pantauan di lokasi, suasana haru tampak menyelimuti halaman Asrama Haji Embarkasi Jakarta-Bekasi. Sejumlah keluarga terlihat mengantar sanak saudara mereka yang akan menunaikan ibadah haji tahun ini.

Kasubag Humas PPIH Embarkasi Jakarta-Bekasi, Sri Siagawati, mengatakan seluruh jamaah dalam kloter pertama telah diberangkatkan dengan lancar tanpa kendala berarti.

“Alhamdulillah semua berjalan dengan baik, mulai dari kedatangan jamaah ke asrama, pelayanan perbekalan, pemeriksaan kesehatan, pembagian kamar, hingga proses keberangkatan semuanya berjalan lancar,” ujar Sri kepada awak media.

Ia menjelaskan, jumlah jamaah yang diberangkatkan pada kloter pertama sebanyak 445 orang. Rinciannya, terdiri dari 441 calon jamaah haji dan 4 orang petugas haji.

Sri juga memastikan, seluruh jamaah asal Kota Bekasi dalam kloter pertama berada dalam kondisi lengkap dan siap diberangkatkan melalui Bandara Soekarno-Hatta.

“Untuk kloter pertama dari wilayah Kota Bekasi semua lengkap dan tidak ada kendala selama proses keberangkatan,” jelasnya.

Baca Juga : Mayoritas Jemaah Haji Bekasi 2026 Berusia di Atas 50 Tahun

Lebih lanjut, pihaknya mengimbau seluruh jamaah agar menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Kami menghimbau seluruh calon jamaah haji untuk selalu menjaga kesehatan selama menunaikan ibadah haji,” katanya.

Di sisi lain, Sri mengungkapkan bahwa pada tahun 2026 terjadi penurunan jumlah jamaah haji yang diberangkatkan melalui Embarkasi Jakarta-Bekasi dibandingkan tahun sebelumnya.

“Tahun kemarin hampir 34 ribu jamaah, sekarang sekitar 29 ribu. Memang ada pengurangan kuota,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jamaah yang diberangkatkan melalui embarkasi ini tidak hanya berasal dari Kota Bekasi, tetapi juga dari sejumlah daerah lain seperti Kabupaten Bekasi, Karawang, Kota Bogor, Kabupaten Bogor, Depok, hingga Cianjur.***