BEKASI.POJOKSATU.id – Seorang mahasiswa berinisial SA (22) mendatangi Sektor Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kota Bekasi di wilayah Bekasi Selatan setelah cincin tersangkut di kemaluannya.
Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu, 1 Juli 2026. Korban datang seorang diri ke pos damkar dalam kondisi panik dan malu setelah upaya melepas cincin itu tidak berhasil dilakukan secara mandiri.
Komandan Pleton Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi, Rahmat, mengatakan kejadian bermula saat korban iseng memasang cincin berdiameter sekitar dua sentimeter pada alat kelaminnya.
Namun, cincin berbahan logam tersebut justru tersangkut dan tidak bisa dilepaskan.
“Kronologinya iseng saja dimasukkan, terus tidak bisa dibuka. Dengan penuh rasa malu dia langsung datang ke Sektor Bekasi Selatan. Dia berpikir tidak ada tempat lain untuk meminta pertolongan selain Damkar,” kata Rahmat, Minggu, 5 Juli 2026.
Rahmat menjelaskan, korban memutuskan meminta bantuan petugas damkar karena sebelumnya pernah melihat tayangan proses evakuasi serupa yang dilakukan petugas pemadam kebakaran.
Petugas kemudian melakukan penanganan dengan hati-hati. Proses evakuasi dilakukan oleh dua personel Rescue Disdamkarmat Kota Bekasi menggunakan gerinda mini untuk memotong cincin tersebut.
Baca Juga : 11 Titik di Kabupaten Bekasi Mulai Kekeringan Akibat Kemarau
Menurut Rahmat, proses pelepasan cincin membutuhkan ketelitian tinggi karena posisi cincin berada di area sensitif. Selain itu, bahan cincin yang cukup keras membuat petugas harus bekerja perlahan agar tidak melukai korban.
“Sekitar 30 menit karena bahannya agak keras, evakuasi pun selesai,” ujar Rahmat.
Setelah sekitar 30 menit proses penanganan, cincin akhirnya berhasil dilepaskan. Korban tidak mengalami luka serius setelah proses evakuasi tersebut.
Rahmat mengimbau masyarakat agar tidak melakukan tindakan berisiko yang dapat membahayakan diri sendiri.
Ia juga memastikan petugas Damkar Kota Bekasi siap membantu warga dalam kondisi darurat maupun kejadian penyelamatan nonkebakaran.***




