BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak 90 siswa asal Kota Bekasi akan mengikuti kegiatan belajar di gedung Sekolah Rakyat yang berada di Kabupaten Bekasi pada tahun ajaran 2026/2027.
Pemindahan lokasi belajar dilakukan karena Kota Bekasi belum memiliki lahan dan gedung untuk operasional Sekolah Rakyat.
Kepala Dinas Sosial Kota Bekasi Robert TP Siagian mengatakan, 90 peserta tersebut terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 30 siswa SMP, dan 30 siswa SMA.
“Jadi total ada 90 orang yang akan mengikuti Sekolah Rakyat dari Kota Bekasi pada tahun ajaran 2026/2027,” kata Robert, Selasa (21/7/2026).
Seluruh peserta telah lolos verifikasi sebagai penerima manfaat dari kelompok desil 1 dan 2 dalam Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).
Verifikasi dilakukan secara berjenjang oleh pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK).
Saat ini, para siswa masih menjalani tahap persiapan. Mereka akan mengikuti pemeriksaan kesehatan sebelum pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada 30 Juli 2026.
“Saat ini sedang proses persiapan. Kami akan melakukan tes kesehatan karena pada 30 Juli mulai MPLS,” ujar Robert.
Baca Juga : Tergiur Sembako Murah, 40 Ibu Rumah Tangga di Bekasi Rugi Rp1,5 Miliar
Robert menilai program Sekolah Rakyat memberikan dampak positif terhadap perkembangan siswa. Sistem sekolah berasrama dinilai membuat peserta lebih fokus belajar dan mengembangkan kemampuan.
Salah satu siswa Sekolah Rakyat asal Kota Bekasi bahkan lolos sebagai calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat Kota Bekasi pada tahun ini.
“Kalau kita lihat Sekolah Rakyat yang di Bulak Kapal, banyak prestasi yang diraih siswa. Tahun ini ada satu siswa asal Kota Bekasi yang menjadi calon Paskibraka tingkat kota,” tuturnya.
Namun, keterbatasan lahan masih menjadi kendala utama pengembangan Sekolah Rakyat di Kota Bekasi.
Karena itu, siswa angkatan 2025 dan 2026 asal Kota Bekasi akan digabung dan mengikuti pembelajaran di gedung Sekolah Rakyat Kabupaten Bekasi.
Pemkot Bekasi menargetkan lahan untuk pembangunan gedung Sekolah Rakyat dapat tersedia pada 2027.
“Mudah-mudahan pada 2027 lahan di Kota Bekasi sudah tersedia sehingga Sekolah Rakyat bisa memiliki gedung sendiri,” pungkasnya.***




