BEKASI.POJOKSATU.id -  Sejumlah pedagang Pasar Baru Bekasi mengeluhkan penurunan omzet setelah direlokasi dari kawasan Jalan Ir H. Juanda ke Rooftop 1 Pasar Baru Bekasi, Kecamatan Bekasi Timur.

Salah seorang pedagang sayur, Arief, mengaku tetap mendukung kebijakan Pemerintah Kota Bekasi dalam menata kawasan pasar. Ia bersama pedagang lainnya telah mengikuti arahan untuk tidak lagi berjualan di badan Jalan Ir H. Juanda dan berpindah ke lokasi baru.

Meski demikian, menurut Arief, jumlah pembeli mengalami penurunan sejak menempati Rooftop 1. Kondisi tersebut berdampak langsung terhadap pendapatan para pedagang.

“Kalau sudah pindah ke atas rooftop ini, sehari hanya Rp10 ribu. Tetapi dari segi keramaian, kami masih belum seramai di bawah,” ujarnya, Rabu, 22 Juli 2026.

Baca Juga: Warga Gagalkan Dugaan Pencurian Warung Sembako di Serang Baru, Dua Terduga Pelaku Diamankan

Ia menilai akses menuju Rooftop 1 menjadi salah satu penyebab sepinya pembeli. Selain itu, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui lokasi baru para pedagang.

“Dulu ramai pembeli, sekarang menjadi sepi karena aksesnya. Mungkin juga masih banyak yang belum tahu lokasi pedagang sekarang ada di sini,” katanya.

Arief berharap pemerintah tidak hanya melakukan penataan kawasan, tetapi juga memastikan lokasi baru mudah diakses dan mampu menarik kembali minat masyarakat untuk berbelanja.

“Pada prinsipnya kami sebagai pedagang mengikuti peraturan karena Bekasi ingin ditata. Namun, pemerintah juga perlu memperhatikan kami,” pungkasnya.***