BEKASI.POJOKSATU.id – Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe secara resmi membuka Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) dan penjurian Bekasi PRIDE (Bekasi Planning, Research and Innovation Development) Award 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Bekasi memperkuat budaya riset, inovasi, dan pemanfaatan teknologi tepat guna dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, Rabu, 5 Agustus 2026.
Acara tersebut dihadiri unsur pemerintah, akademisi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, camat, lurah, kepala sekolah, pengurus Posyantek, peserta lomba, hingga dewan juri tingkat nasional.
Baca Juga: DLH Kota Bekasi Libatkan KLH dan Pemprov Jabar Tangani Dugaan Pencemaran Kali Cileungsi
Dalam sambutannya, Abdul Harris mengapresiasi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Kota Bekasi yang dinilai konsisten membangun ekosistem riset dan inovasi melalui Bekasi PRIDE Award.
Menurutnya, ajang tersebut tidak hanya menjadi kompetisi, tetapi juga wadah kolaborasi untuk menghadirkan solusi atas berbagai persoalan perkotaan.
"Bekasi PRIDE bukan hanya singkatan dari Bekasi Planning, Research and Innovation Development, tetapi juga mencerminkan kebanggaan masyarakat Kota Bekasi sebagai rumah bagi para inovator, peneliti, dan generasi muda yang kreatif," ujarnya.
Ia menegaskan pembangunan daerah saat ini harus didukung kebijakan berbasis data, hasil riset ilmiah, dan inovasi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Bekasi, lanjutnya, berkomitmen agar inovasi terbaik tidak berhenti di ajang perlombaan, melainkan dapat diterapkan sebagai solusi yang berdampak langsung terhadap pelayanan publik, pemberdayaan ekonomi, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.***




