BEKASI.POJOKSATU.id – Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, mengapresiasi tinggi tingginya kreativitas warga dan Kelompok Wanita Tani (KWT) saat menghadiri penilaian klarifikasi lapangan Anugerah Gapura Sri Baduga 2026 di Kelurahan Bekasi Jaya dan Kelurahan Pengasinan, Selasa, 15 September 2026.

Berbagai inovasi ekonomi berbasis kerakyatan dipamerkan warga dalam kesempatan tersebut. Di Bekasi Jaya, warga memanfaatkan bahan daur ulang kain perca dan kemasan bekas menjadi produk vas bunga serta tempat tisu bernilai ekonomis.

Produk-produk ini rencananya akan mendapatkan pembinaan lebih lanjut melalui jaringan Dekranasda Kota Bekasi agar jangkauan pemasarannya makin meluas.

Sementara di Kelurahan Pengasinan, inovasi pangan lokal ditunjukkan melalui produksi bakmi Jawa berbasis bahan dasar singkong, kerajinan rajut, hingga pemanfaatan lahan persimpangan jalan menjadi kebun produktif yang menampung 43 jenis tanaman pangan dan buah-buahan.

Baca Juga: Tim Penilai Anugerah Gapura Sri Baduga 2026 Mulai Sisir 12 Kelurahan di Kota Bekasi

Wiwiek menekankan bahwa keberlanjutan program pemberdayaan ekonomi keluarga jauh lebih penting ketimbang sekadar mengejar nilai dalam perlombaan.

"Harapannya, kegiatan seperti ini tidak berhenti hanya karena adanya penilaian. Program yang sudah berjalan dapat terus dikembangkan, sehingga benar-benar memberikan manfaat bagi keluarga dan meningkatkan kemandirian ekonomi masyarakat," tutur Wiwiek.

Ia menambahkan bahwa sinergi antara TP PKK dan pemerintah daerah akan terus dibangun guna mendampingi serta menghubungkan para pelaku usaha lokal dengan akses pasar yang lebih luas demi mendukung kesejahteraan warga Kota Bekasi.***