BEKASI.POJOKSATU.id - Ketua TP PKK Kota Bekasi, Wiwiek Hargono Tri Adhianto, mendampingi tim penilai dari TP PKK dan Dinas Tata Pemerintahan Kota Bekasi dalam verifikasi lapangan Lomba Anugerah Gapura Sri Baduga di Kelurahan Pekayon, Kecamatan Bekasi Selatan, Kamis, 24 September 2026.

Kunjungan ini bertujuan untuk memvalidasi secara langsung berbagai program unggulan dan inovasi berbasis masyarakat yang sebelumnya telah dipresentasikan.

Dalam peninjauan tersebut, tim mengapresiasi keaktifan warga Pekayon di berbagai sektor, mulai dari pemberdayaan UMKM kerajinan (batik, olahan rotan, dan kriya), gerakan ketahanan pangan Kelompok Wanita Tani (KWT), pengelolaan rumah sehat ramah lingkungan, hingga penciptaan ruang publik kreatif berbasis gotong royong.

Di lingkungan RW 14, Wiwiek mengulas kesuksesan gerakan "lima tanaman per rumah" yang membudidayakan tanaman pangan dan obat-obatan. Hasil panen KWT setempat bahkan telah diserap oleh mitra usaha seperti Pandan Wangi.

Selain itu, warga juga menunjukkan inovasi pengelolaan sampah organik menjadi *eco-enzyme*, pembudidayaan lele rumah tangga, pembuatan perpustakaan gang, serta pemanfaatan barang bekas menjadi barang bernilai guna.

Baca Juga: Turun Langsung ke RW Mulai 2027, Wali Kota Bekasi Bakal Cek Pemanfaatan Dana Rp100 Juta Program Lingkar Keren

Wiwiek menegaskan bahwa kunci utama dari kesuksesan pembangunan lingkungan di Pekayon adalah tingginya partisipasi dan rasa kebersamaan antarwarga.

"Yang menarik dari Pekayon adalah bagaimana warga bisa bergerak bersama. Ketika warga kompak, hal-hal sederhana bisa menjadi sesuatu yang memberikan manfaat besar," ujar Wiwiek.

Guna menjaga keberlanjutan ekonomi warga, Wiwiek mendorong pihak kelurahan dan kecamatan untuk segera mendata produk-produk UMKM potensial agar dapat didaftarkan sebagai kelompok binaan Dekranasda Kota Bekasi.***