BEKASI.POJOKSATU.id – Menjelang Lebaran 2026, mobilitas masyarakat yang menggunakan Kereta Rel Listrik (KRL) menuju Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, mengalami peningkatan signifikan.
Hal ini terlihat dari tingginya volume penumpang yang memanfaatkan KRL sebagai moda transportasi utama untuk melanjutkan perjalanan mudik menggunakan kereta api jarak jauh.
VP Corporate Communication KAI, Anne Purba, mengungkapkan bahwa selama empat hari pertama masa Angkutan Lebaran 2026, jumlah pengguna KRL di Stasiun Bekasi terus mengalami lonjakan.
“Tercatat 169.536 pelanggan melakukan gate in dan 161.244 pelanggan melakukan gate out melalui stasiun ini,” ujar Anne dalam keterangannya, Kamis (19/3/2026).
Menurut Anne, peningkatan tersebut menunjukkan peran penting Stasiun Bekasi sebagai salah satu titik strategis dalam sistem transportasi berbasis rel, khususnya di wilayah Jabodetabek.
“Stasiun Bekasi berkembang sebagai salah satu simpul penting yang menghubungkan perjalanan komuter dengan layanan kereta api jarak jauh,” jelasnya.
Ia menambahkan, pada awal periode Angkutan Lebaran 2026, jumlah pengguna KRL di Stasiun Bekasi bahkan tercatat hampir dua kali lipat dibandingkan kondisi normal pada akhir pekan.
Baca Juga : THR Satpam Pakuwon Mall Bekasi Belum Cair
“Kondisi ini menunjukkan bahwa banyak masyarakat memanfaatkan KRL untuk menuju Stasiun Bekasi sebelum melanjutkan perjalanan menggunakan kereta api jarak jauh menuju kota tujuan,” katanya.
Lebih lanjut, Anne menyebut peningkatan mobilitas ini menjadi indikator kuat bahwa Stasiun Bekasi semakin vital dalam mendukung arus mudik Lebaran tahun ini.
Selama masa Angkutan Lebaran yang berlangsung pada 11 Maret hingga 1 April 2026, tercatat sebanyak 103.618 pelanggan telah dan akan diberangkatkan dari Stasiun Bekasi. Sementara itu, sebanyak 109.852 pelanggan tercatat tiba di stasiun tersebut.
Dalam operasional hariannya, Stasiun Bekasi melayani sekitar 278 perjalanan Commuter Line serta 109 perjalanan kereta api jarak jauh. Secara total, terdapat sekitar 387 perjalanan kereta api penumpang yang melintas dan berhenti di stasiun ini setiap harinya.
Dengan tingginya mobilitas tersebut, KRL menjadi pilihan utama masyarakat untuk mengakses perjalanan mudik yang lebih praktis, cepat, dan terjangkau.***




