BEKASI.POJOKSATU.id - Bentrok ormas di Bekasi yang menewaskan satu orang di Mustikajaya, Kota Bekasi, Rabu, 21 September 2023, dipicu karena masalah leasing.

Kebetulan, debt collector yang menarik mobil seseorang berinisial H di Jalan Setu Bantargebang, dekat dengan Polsek Setu, Kabupaten Bekasi, terafiliasi dengan ormas.

Sementara H, orang yang mobilnya akan ditarik, juga berasal dari salah satu ormas. Kericuhan yang berujung bentrokan pun tidak dapat dihindarkan.

Baca Juga: Peluru Nyasar di Rumah Warga Dekat Lokasi Bentrok Ormas, dari Polisi atau Ormas?

Puncak kericuhan itu justru terjadi di lokasi lain, tepatnya di Jalan Setu Bantargebang, di depan Gerbang Bekasi Timur Regency sampai ke Dukuh Zambrud.

Kejadian ini menewaskan Abdullah bin Sayuti, anggota Pemuda Pancasila Ranting Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan.

Bentrok ormas di Bekasi ini bukan kali pertama terjadi pada tahun 2023. Pada bulan Februari, insiden serupa terjadi di kantor BFI Finance, Jalan Sultan Hasanuddin, nomor 233, Tambun Selatan Kabupaten Bekasi, pada Jumat, 10 Februari 2023.

Baca Juga: 9 Fakta Bentrok Ormas di Bekasi, Hoaks Sempat Muncul dan Bikin Resah

Bentrok saat itu terjadi antara kelompok ormas yang mobilnya ditarik oleh debt collector. Kebetulan debt collector itu juga berasal dari ormas lain.

Bentrok terjadi saat terjadi mediasi di dalam kantor, dan massa dari ormas lain datang. Keributan pun tak terhindarkan. Kemacetan di Jalan Sultan Hasanuddin pun terjadi.

Akhir dari bentrok ormas di Bekasi ini adalah kerusakan di kantor BFI Finance dan sejumlah mobil dan motor di kantor itu. Polisi yang turun langsung membubarkan massa di lokasi.

Kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa, hanya kerusakan materiil.***