POJOKSATU.id - Pada tahun 2023, sebanyak 12 jemaah haji asal Jawa Barat meninggal dunia selama penyelenggaraan ibadah Haji.
Mereka berasal dari Asrama Embarkasi Jakarta-Bekasi dan Asrama Haji Kertajati.
Kepala Bidang Kesehatan Panitia Penyelenggara Ibadah Haji, Resi Arisandi, menjelaskan bahwa kematian jemaah haji tersebut disebabkan oleh penyakit jantung yang mereka derita.
"Jemaah yang meninggal dunia di Arab Saudi langsung dimakamkan di sana, sementara panitia berkoordinasi dengan keluarga yang ditinggalkan," kata dia, Senin, 12 Juni 2023.
Resi juga mencatat bahwa dari Kota dan Kabupaten Bekasi terdapat 3 jamaah haji yang meninggal dunia.
Dua orang berasal dari wilayah Kabupaten Bekasi, sementara satu orang berasal dari Kota Bekasi.
Dia mengungkapkan bahwa kemungkinan kematian terjadi karena kelelahan dan tekanan pada jantung.
Ibadah haji merupakan ibadah yang mengharuskan aktivitas fisik yang intens, sehingga ada indikasi bahwa faktor tersebut memengaruhi kesehatan jamaah.
Resi menekankan pentingnya memiliki data kesehatan jemaah haji oleh pemerintah pada tahun-tahun mendatang, sehingga pembinaan kesehatan dapat dilakukan sebelum keberangkatan.
Data tersebut dapat membantu untuk memberikan pembinaan dan perhatian kesehatan yang sesuai agar jamaah haji dalam kondisi sehat saat menjalankan ibadah.
Selain itu, Resi juga meminta masyarakat untuk mendoakan jemaah haji yang sedang melaksanakan prosesi haji di Arab Saudi.
Pada puncak haji, upaya dilakukan untuk menjaga kesehatan jamaah tersebut.
Dia berharap agar semua Jamaah Haji asal Indonesia dalam keadaan sehat dan selamat.
Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam




