BEKASI.POJOKSATU.id - Libur telah tiba. Libur telah tiba. Hore. Hore. Hore. Begitulah penggalan lirik lagu “Libur Telah Tiba” dari Tasya Kamila. Pembaca dari kalangan Generasi Z mungkin tidak terlalu akrab dengan lagu tersebut.
Nah, libur memang telah tiba. Orang-orang berbondong-bondong memadati pusat perbelanjaan, tempat wisata, dan tempat-tempat lainnya. Ada yang memanfaatkan momen ini untuk pulang ke kampung halaman,
Ada yang berpendapat liburan Natal dan Tahun Baru sebaiknya tidak bepergian terlalu jauh dan tetap di Bekasi saja. Penulis juga sependapat demikian dan memberikan 5 alasan bagi para Pembaca untuk bisa dibahas lagi bersama keluarga.
Alasan pertama: PPN menjadi 12 persen
Meski kenaikan hanya 1 persen, dari 11 ke 12, tapi dampaknya akan sangat terasa. Efek domino akan terjadi ketika harga-harga barang meningkat. Tak hanya barang-barang kebutuhan pokok, tapi juga barang lainnya.
Otomatis kita perlu meninjau lagi perencanaan keuangan untuk tahun 2025. Jangan sampai awal tahun malah boncos. Jadi, dengan tetap di Bekasi adalah salah satu langkah penghematan kita.
Asalkan tidak setiap hari ke mal, sepertinya kantong akan aman-aman saja.
Alasan kedua: Macet
Saat liburan orang-orang pergi ke Puncak, pergi ke Bandung atau lokasi dengan destinasi wisata yang populer. Tapi, kita harus bermacet-macetan ria dan lelah karenanya. Untuk itu, jika tetapi di Bekasi saja, kita tidak merasakan terjebak macet berjam-jam seperti saat pergi ke Puncak.
Alasan ketiga: Mempererat ikatan dengan keluarga
Bagi yang sudah berkeluarga, alasan ini penting. Alih-alih liburan ke luar kota di mana tidak terlalu berdampak terhadap bonding dengan orang tercinta, mengapa tidak merancang kegiatan sehari-hari yang mempererat ikatan?
Jika sehari-hari anak sibuk sekolah, ayah sibuk bekerja, maka ketika libur semua orang di rumah bersama-sama. Ada baiknya merancang kegiatan seru bersama-sama, mulai dari merapikan gudang, membuat game yang seru, dan hal-hal lainnya.
Alasan keempat: Di Bekasi juga banyak tempat wisata
Di Bekasi memang banyak mal, tapi ada juga destinasi wisata di dalam Bekasi yang sayang dilewatkan. Di Bekasi juga banyak destinasi wisata lokal bernuansa alam. Memang kita harus bepergian lebih jauh meski masih berada dalam area Bekasi, tapi hal itu cukup menarik dicoba.
Misalkan di Cipayung, Cikarang Timur, ada tempat bernama Kawung Tilu. Setelah itu Pembaca bisa ke Situ Binong di Cikarang Pusat, kemudian main-main di Central Park Meikarta.
Nanti Redaksi bekasi.pojoksatu.id akan memberikan rekomendasi tempat wisata di Bekasi dengan nuansa alam. Stay tuned pokoknya.
Sebagai disclaimer, meski jaraknya tidak dekat, tapi kita tidak akan merasakan kemacetan yang begitu menyiksa sebagaimana saat berada di puncak. Bekasi itu luas untuk dijelajahi. Mulai dari bukit di Bojongmangu, sampai ke Muara Gembong yang berhadapan langsung dengan laut.***




