BEKASI.POJOKSATU.id - Tata ruang perkotaan di wilayah Kota Bekasi menjadi salah satu faktor penyebab "Bumi Patriot" ini jadi langganan banjir tiap tahun.

Banyak faktor penting dari tata ruang di Kota Bekasi yang menjadi penyebab datangnya banjir setiap tahun.

Meskipun tidak tergolong bencana alam superdestruktif seperti gempa dan gunung meletus.

Baca Juga: Besok Bawaslu Kota Bekasi Panggil Kepala Satpol PP, Kadishub, dan 2 Orang Camat

Banjir mampu memberikan kerugian yang berakibat jangka panjang jika dibiarkan terus menerus.

Berikut adalah beberapa permasalahan tata ruang di Kota Bekasi yang dianggap sebagai biang keladi banjir tiap tahun.

1. Drainase Buruk

Sistem drainase yang buruk menjadi salah satu faktor penyebab banjir secara umum.

Drainase atau selokan yang terlalu kecil dan tidak memadai membuat air tidak dapat mengalir mulus dan justru menumpuk.

Baca Juga: Pemeriksan Camat dan Petinggj BJB Kota Bekasi Selesai, Tinggal Pj Wali Kota dan Kasatpol PP

Hal ini dapat membuat jalanan berlubang jika terus dibiarkan.

2. Minimnya Lahan Hijau

Lalu masih minimnya Ruang Terbuka Hijau (RTH) serta lahan serap yang ada di Kota Bekasi menjadi beberapa faktor penyebab banjir.

Kebutuhan masif akan rumah terutama di wilayah Kota Bekasi menjadi hal yang wajib jadi perhatian.

Jika tidak, dalam lima tahun kedepan Kota Bekasi berpotensi kehilangan lahan serap dan sudah tidak mampu lagi menampung datangnya air hujan.

Baca Juga: Remaja 15 Tahun Disekap Muncikari dan Temannya, Dipaksa Jadi Pemuas Nafsu Pria Hidung Belang

3. Kondisi Geografis

Selain itu, kondisi geografis Kota Bekasi yang dilalui beberapa sungai besar seperti Kali Bekasi, Sungai Cileungsi dan Cikeas juga turut memberikan dampak bagi banjir yang ada di Kota Bekasi.

Normalisasi tiga sungai besar ini harus dilakukan secara rutin dengan koodinasi bersama Pemerintah Kabupaten Bogor sebagai wilayah tetangga.

4. Pembangunan Masif

Kebutuhan akan rumah yang semakin meningkat membuat pembangunan cluster maupun perumahan di Kota Bekasi semakin meningkat.

Banyaknya pembangunan yang tidak mengindahkan aspek lingkungan menjadi permasalahan yang harus segera dibenahi oleh Pemerintah Kota Bekasi.

Hal ini selaras dengan poin nomor dua yang membuat lahan-lahan resapan semakin berkurang setiap tahunnya.

Jika hal ini terus dibiarkan, dalam lima tahun ke depan Kota Bekasi diprediksi tidak akan memiliki Ruang Terbuka Hijau (RTH) yang layak.

Itulah beberapa permasalahan tata ruang sebagai penyebab banjir di Kota Bekasi.***