BEKASI.POJOKSATU.id – Sebanyak 6 korban luka bakar akibat ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Cimuning, Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit, hingga Sabtu (18/4/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti Anggraini, mengatakan tiga dari enam korban tersebut dirawat di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta.

“Sebanyak 3 orang dirawat di RSCM Jakarta,” ujar Satia dalam keterangannya, Sabtu 18 April 2026.

Sementara itu, dua korban lainnya menjalani perawatan di RSUD Chasbullah Abdul Madjid, dan satu korban dirawat di RSUD Bantargebang.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kota Bekasi, total korban dalam peristiwa ledakan tersebut mencapai 22 orang. Dari jumlah itu, 5 orang dinyatakan meninggal dunia, 6 orang masih menjalani perawatan, dan sisanya telah menjalani rawat jalan.

Baca Juga : Modus Baru Peredaran Narkoba di Kota Bekasi, Pelaku Gunakan Sistem COD

Korban terbaru yang meninggal dunia diketahui bernama Kosasih (65), yang meninggal saat menjalani perawatan di rumah sakit pada Kamis (16/4/2026).

Adapun lima korban meninggal dunia dalam insiden ini masing-masing atas nama Kosasih, Aulia Putri Budiasti, Sapta Prihantono, Suyadi, dan Djaimun.

Peristiwa ledakan SPBE Cimuning ini masih menjadi perhatian, sementara penanganan terhadap para korban yang masih dirawat terus dilakukan.***