BEKASI.POJOKSATU.id - Bentrok ormas yang terjadi di Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi dan juga Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, menelan satu orang korban jiwa, Rabu, 20 September 2023.

Ratusan polisi dikerahkan ke lokasi bentrok ormas yang terdiri atas 2 gelombang. Bentrok ormas malam hari lebih sengit dibandingkan bentrokan sebelumnya di depan Polsek Setu.

Berikut 5 fakta bentrok ormas yang terjadi di Kabupaten Bekasi

1. Pemicu awal adalah soal penarikan mobil

Salah seorang anggota ormas berinisial H diberhentikan debt collector di Jalan Setu Bantargebang, posisinya hanya kurang-lebih 10 meter dari Polsek Setu, Rabu, 20 September 2023, pukul 11.00 WIB.

Di sana terjadi adu mulut. H diberhentikan debt collector memanggil teman-temannya dari Pemuda Pancasila (PP) dan Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) ke lokasi.

Baca Juga: Polisi Periksa 39 Anggota GIBAS yang Terlibat Bentrok di Mustikajaya

Debt collector yang berjumlah enam orang itu ternyata juga merupakan anggota ormas Gabungan Inisiatif Barisan Anak Siliwangi (GIBAS) Kota Bekasi.

Mereka hendak menarik mobil Toyota Innova yang diketahui menunggak 7 bulan. Akan tetapi pengendara menolak.

2. Sempat mediasi di kantor Polsek

Mediasi berlangsung di Kantor Polsek Setu. Akhir mediasi itu orang berinisial H tersebut membawa kembali Toyota Innova itu. Dan ada salah seorang dari debt collector menyatakan diri tidak takut terhadap ormas saat itu.

3. Bentrok pecah di depan kantor polsek

Bentrokan tidak dapat dihindari. Saat ada salah seorang debt collector terluka, massa GIBAS datang dari arah Mustikajaya. Mereka sempat berkumpul di kolong tol Jalan Setu Bantargebang.

Massa GIBAS berada di samping Polsek Setu, sementara massa lainnya yang terdiri atas gabungan GMBI dan PP berada di Koramil Setu.

Baca Juga: Jenazah Korban Bentrok Ormas Dipulangkan ke Rumah Duka di Babelan

Mereka saling lempar batu dan menantang. Kebanyakan dari mereka mempersenjatai diri dengan kayu panjang.

4. Bentrok di Setu bubar saat kapolres datang

Kapolres Metro Bekasi Kombes Twedi Aditya dan Kasdim 0509 Kabupaten Bekasi datang ke lokasi untuk membubarkan massa pada petang. Berangsur-angsur massa membubarkan diri dan bentrok berakhir tepat sebelum azan magrib berkumandang.

5. Bentrok susulan di Kota Bekasi

Bentrok susulan terjadi di wilayah Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi, tepatnya di Jalan Setu Bantargebang, depan gerbang Bekasi Timur Regency (BTR) sampai ke Dukuh Zambrud pada malam hari.

Pengendara dan warga setempat ketakutan. Massa tampak lebih agresif pada kesempatan itu. Anggota polisi berdatangan ke lokasi tetapi tidak mampu mengimbangi jumlah massa.

6. Satu orang tewas

Satu nyawa melayang akibat bentrok tersebut. Korban diketahui adalah Abdullah bin Sayuti, warga Kelurahan Bahagia, Kecamatan Babelan, Kabupaten Bekasi.

Detik-detik kematian korban terekam kamera salah seorang warga. Saat itu, Abdullah tampak melintas Jalan Setu Bantargebang ke arah Setu dan dihantam sesuatu dari kerumunan massa.

Baca Juga: Korban Tewas Bentrok Ormas Dikeroyok saat Sedang Naik Motor

Saat terjatuh, Abdullah justru dihujani hantaman benda tumpul dan senjata oleh massa yang berkaos GIBAS. Dia meninggal dunia di tempat.

Abdullah diketahui merupakan anggota PP Ranting Kelurahan Bahagia. Pihak Majelis Pimpinan Cabang (MPC) PP Kabupaten Bekasi menegaskan korban tidak sempat ikut bentrokan.

Dia saat itu hendak pulang ke kediamannya. Abdullah saat itu memang mengenakan kaos hitam lengan panjang berlambang PP.

7. Puluhan orang ditangkap

Buntut insiden bentrok ormas itu, polisi menahan 39 orang anggota GIBAS dan membawanya ke Mapolres Metro Bekasi Kota di Medansatria. Mereka saat ini tengah menjalani penyelidikan.

8. Banyak senjata disita

Dari tangan para anggota ormas yang terlibat bentrok itu, polisi menaham puluhan senjata, mulai dari kayu, bambu, pelat besi, senjata tajam, hingga senjata api.

9. Muncul hoaks

Di grup Whatsapp warga Setu dan Mustikajaya beredar foto anggota GIBAS berkumpul di kolong tol Jalan Setu Bantargebang. Seolah-olah ada bentrok susulan hari itu.

Baca Juga: Antisipasi Bentrok Ormas Lanjutan di Setu, Personel Polres Metro Bekasi Siaga

Polsek Setu dan Polsek Bantargebang segera mengkonfirmasi kebenaran kabar itu dan menyatakan bahwa itu hoaks.

Ternyata, foto yang beredar itu adalah foto pada Rabu, 20 September 2023, di mana anggota GIBAS berkumpul di kolong tol Jalan Setu Bantargebang sebelum bentrok di Polsek Setu.***