POJOKSATU.id, BEKASI - Anggota DPRD Jawa Barat, Ade Puspitasari mengingatkan masyarakat, terutama kaum emak-emak, mengantisipasi aksi kejahatan di momen Lebaran Idul Fitri 1444 H 2023 ini.
Biasanya pelaku kejahatan memanfaatkan momen Hari Raya, untuk melancarkan aksinya.
Mulai dari paket nyasar ke rumah, penitipan barang, hipnotis, hingga tamu atau orang yang tak dikenal (OTK) datang ke rumah.
BACA JUGA : Ade Puspitasari Ingatkan Penyaluran Zakat Harus Tepat Sasaran
Anggota Fraksi Golkar itu meminta, agar masyarakat waspada terhadap berbagai ancaman kejahatan yang dimaksud.
Biasanya rawan terjadi menjelang Lebaran.
"Jadi ini patut diwaspadai. Apalagi sekarang zaman belanja online, ini supaya hati-hati menerimanya. Bisa saja paket nyasar, rupanya berisi narkoba," saran Ade.
BACA JUGA : Mudik Idul Fitri 2023, Hari Ini 38.600 Orang Tinggalkan Jakarta dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen
Jika ada orang yang tak dikenal menitipkan barang, semampunya masyarakat bisa menolaknya.
Sebab, modus ini bisa saja dilakukan pelaku, demi melancarkan bisnis haramnya.
Selain itu, masyarakat juga diminta menolak apapun barang yang dititipkan orang tak dikenal di rumah.
BACA JUGA : Gabungan Komunitas dan Ormas Islam Karawang Santuni Ribuan Anak Yatim
Karena bisa saja barang tersebut hasil curian, atau modus pelaku untuk mengintai situasi rumah yang bakal jadi target.
"Termasuk juga mewaspadai orang tak dikenal di jalanan, terminal dan lainnya yang memberikan makanan dan minuman. Jangan diterima, karena menghindari pingsan atau hipnotis. Biasanya ini kerap terjadi," sebutnya.
Lebih dari itu, Ade juga meminta bagi pemudik yang pulang kampung dalam waktu lama, agar bisa menitipkan rumahnya ke tetangga, RT atau RW yang tidak mudik.
"Ini akan jauh lebih aman, dari pada ditinggal pergi begitu saja. Kita minta hal ini jangan dianggap sepele," pintanya. (Ipe/*)



