POJOKSATU.id, BEKASI - Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat, Ade Puspitasari mengatakan, seluruh aset milik BUMD di Jawa Barat harus dapat menambah pendapatan asli daerah (PAD) untuk Provinsi Jawa Barat.
“Intinya untuk bisa memberikan kontribusi kepada Pemprov Jabar dan itu yang menjadi persoalan kita,” kata politisi Partai Golkar itu.
Dia melihat, harus ada evaluasi bagi aset yang dikelola BUMD.
BACA JUGA : Mahfud MD, Sandiaga Uno dan Menhub Kompak soal Penolakan Konser Coldplay, Tidak Usah Takut Silahkan Nonton
Jika dikerjasamakan dengan pihak ke tiga, tentunya harus menghasilkan keuntungan yang maksimal bagi PAD.
“Dengan melihat posisi seperti ini perlu ada gambaran ataupun evaluasi. Ketika aset yang dikelola oleh BUMD yang dikerjasamakan dengan pihak ketiga, harus ada evaluasi yang sebenarnya. Supaya bisa memberikan keuntungan yang maksimal,” ucap Ade.
Lebih lanjut Ade mengatakan, evaluasi tersebut harus terus dilakukan.
BACA JUGA : Warga Kembali Buka Jalan Nusyirwan Ismail, DPRD Kaltim Akan Kawal Proses Ganti Rugi Lahan Sesuai Kesepakatan
Mengingat sistem bisnis yang terus berkembang. Terlebih sekarang merupakan era digitalisasi dan teknologi yang semakin maju.
“Tentunya evaluasi seperti ini harus terus berjalan karena perkembangan bisnis di zaman sekarang sudah luar biasa booming. Apalagi zaman sekarang banyak perkembangan teknologi yang sudah canggih,” sambung Ade.
Menurut Ade Puspitasari, pihaknya terus memantau mengenai aset, terlebih mengenai kerja sama dengan pihak ketiga yang dilakukan BUMD. Perihal kerjasama tersebut harus jelas, mengenai klausul kerja samanya serta desain atau konsepnya. Supaya saling menguntungkan termasuk untuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat. (Ipe/*)



