POJOKSATU.id - Aksi Pembegalan yang menimpa seorang ibu-ibu berinisial SR, 56 tahun, yang terjadi di Flyover Alindra Harapan Indah, Kecamatan Tarumajaya, Kota Bekasi, masih terus diselidiki pihak kepolisian.
Berdasarkan informasi yang diterima pojoksatu.id, bahwa pihak kepolisian Polsek Tarumajaya baru melakukan pemeriksaan satu orang saksi, Minggu, 2 Juli 2023.
Diketahui bahwa korban diancam komplotan begal menggunakan celurit dan samurai di Flyover Alindra, Harapan Indah, Kota Bekasi, Rabu, 28 Juli 2023, pukul 03.30 WIB.
Saat itu, SR berkendara sendirian dari arah Summarecon Crown Gading menuju rumah sakit, setelah mendapat kabar bahwa sang anak masuk rumah sakit.
"Ibu baru melakukan BAP Minggu kemarin sore, ditanyain terkait kronologis kejadiannya juga. Informasinya juga pihak kepolisian sudah meminta keterangan saksi yakni satpam yang membantu ibu saya," ungkap Sari, 27 tahun, anak korban, saat dihubungi pojoksatu.id, Selasa, 4 Juli 2023.
Dia menerangkan sudah memberikan Surat Kepemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB) dan juga kunci kendaraan bermotor kepada pihak kepolisian.
"Kalau ketemu pelakunya, kayanya buat barang bukti gitu ya," ucap Sari.
BACA JUGA: Begal Beringas di Setu Bikin Warga Resah, Patroli Harus Ditingkatkan
Dari juga mengaku polisi juga sempat menyinggung terkait pelaku yakni dari salah satu Gengster yang kerap terjadi. Namun, hal ini juga belum bisa dipastikan.
"Pihak kepolisian menyinggung terkait pelaku dari salah satu geng, tapi kurang tahu geng apa yang dimaksud. Karena masih belum yakin," tutur Sari.
Pihak kepolisian juga sempat menanyakan kepada orang tuanya ciri-ciri pelaku yang merampas kendaraannya.
Akan tetapi, karena kondisi gelap gulita dan sudah ketakutan jadi tidak bisa melihat secara jelas pelakunya.
Saat ini, dia mengungkapkan bahwa menyelusuri jalanan untuk memeriksa kamera pengawas yang ada di lokasi kejadian.
"Kemarin-kemarin aku sempat susur jalan sama suami juga nyari CCTV. Sebenarnya di ruko-ruko dekat TKP rata-rata ada CCTV, cuma enggak sampai jalan jangkauannya," jelas Sari.
Kepala Unit Reskrim Polsek Tarumajaya Iptu Murtopo membenarkan adanya satu saksi yang diperiksa.
"Untuk kasus flyover masih dilakukan penyelidikan. Baru satu saksi yang diperiksa, satpam. Mohon doa supaya cepat keungkap," demikian kata Murtopo.
Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam




