BEKASI.POJOKSATU.id - Kemacetan yang kerap terjadi di Jalan Ir Juanda dan juga Jalan Perjuangan yang berada di sisi timur dan barat Stasiun Bekasi menuai keluhan masyarakat.
Kemacetan di tempat itu kerap terjadi pada jam sibuk seperti pagi hari sore hari atau malam hari.
Tak sedikit masyarakat yang menyalahkan kemacetan tersebut disebabkan oleh angkot yang mengetem dan juga pengemudi ojol yang berhenti di sisi jalan itu untuk menunggu atau menurunkan penumpang.
Baca Juga: Bus Terjebak Macet, Calon Penumpang di Terminal Bekasi Menunggu Lebih Lama
Salah satu warga setempat, Ilham (38 tahun) menyebutkan, kemacetan sudah menjadi makanan sehari-hari di Stasiun Bekasi.
"Di sini sudah parah banget macetnya, apalagi pada sore hari jam pulang kantor itu parah banget," ucap Ilham, kepada bekasi.pojoksatu.id, Kamis 13 Juni 2024.
Dirinya menyebutkan kemacetan dikarenakan banyaknya angkot dan juga ojol yang mengambil serta berhenti di sembarang tempat.
Baca Juga: Kadisdik Dipanggil Bawaslu soal Netralitas ASN
"Mereka tuh kadang memikirkan keuntungannya sendiri, tapi tidak memikirkan jalanan yang ada disini," tutur dia.
Meskipun sudah ada petugas, namun para supir angkot seolah cuek dan tetap mengetem.
Dirinya mengaku, seharusnya pihak stasiun Bekasi dan juga Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi bersinergi untuk mengurangi kemacetan tersebut.
"Kan kalau macet apalagi ada kereta tuh kasian yang terjebak kemacetan di tengah perlintasan kereta, itu kadang sering terjadi di sini," kata dia menutup.
Sebagai informasi truk tanah juga menjadi penyebab kemacetan di malam hari Biasanya truk tanah parkir mengular di Jalan Ir Juanda dekat Stasiun Bekasi menjelang pukul 09.00.
Karena, truk tanah hanya diperbolehkan melewati ruas jalan itu pukul 10.00 sampai dengan 5 pagi.***




