BEKASI.POJOKSATU.id – Antusias masyarakat mengikuti program mudik gratis yang diselenggarakan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Dinas Perhubungan (Dishub) terus meningkat setiap tahunnya.
Tingginya minat warga membuat jumlah armada bus yang disiapkan pada tahun 2026 mengalami penambahan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar, mengatakan bahwa pada tahun 2026 ini jumlah bus yang diberangkatkan mencapai 27 unit. Angka tersebut meningkat jauh dibandingkan tahun 2025 yang hanya menyediakan 12 unit bus.
“Yang tahun ini diberangkatkan 27 bus pun sebenarnya sudah sangat jauh meningkat dibandingkan tahun 2025 yang hanya 12 unit bus,” ujar Zeno kepada awak media, Minggu (15/3/2026).
Menurutnya, tingginya minat masyarakat Kota Bekasi untuk mengikuti program mudik gratis menjadi salah satu alasan penambahan jumlah armada pada tahun ini.
“Tentu kami akan meminta arahan-arahan dari pimpinan terkait dengan jumlah unit bus yang diberangkatkan. Karena memang peminat masyarakat untuk mengikuti program mudik gratis ini sangat tinggi,” jelasnya.
Tidak hanya menambah armada bus, pada tahun 2026 ini program mudik gratis juga menghadirkan tiga rute baru. Ketiga rute tersebut yakni menuju Surabaya, Malang, dan Madiun.
Baca Juga : Tak Kebagian Tiket dan Harga Mahal, Warga Bekasi Pilih Mudik Gratis Pemkot Bekasi
“Alhamdulillah tahun 2026 ini bertambah menjadi tiga jurusan baru, yaitu Surabaya, Malang, dan Madiun,” ungkap Zeno.
Ia menjelaskan, total masyarakat yang diberangkatkan dalam program mudik gratis tahun ini mencapai 1.458 orang. Mereka diberangkatkan menuju sejumlah kota tujuan untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri bersama keluarga di kampung halaman.
“Kegiatan ini merupakan bentuk hadirnya Pemerintah Kota Bekasi untuk membantu masyarakat yang akan melaksanakan mudik ke kampung halaman dalam rangka perayaan Idul Fitri tahun 2026 atau 1447 Hijriah,” ucapnya.
Ke depan, Dishub Kota Bekasi juga membuka kemungkinan penambahan rute baru, termasuk menuju wilayah di Pulau Sumatera. Hal tersebut menyusul banyaknya usulan dari masyarakat.
“Banyak masyarakat yang mengusulkan kepada Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Perhubungan agar menambah kota atau kabupaten tujuan di Pulau Sumatera,” tutup Zeno.***




