BEKASI.POJOKSATU.id - Uu Saeful Mikdar sudah memiliki berbagai program apabila dirinya terpilih menjadi wali Kota Bekasi nanti.
Dia akan memfokuskan pada membangun sumber daya manusia, mengentaskan pengangguran, meningkatkan toleransi dan demokrasi di Kota Bekasi.
"Memang semua berawal yakni Sumber Daya Manusia, jika itu sudah unggul maka mengelola Kota Bekasi akan jauh lebih baik," tegas UU, saat dihubungi, Jumat 6 September 2024.
Baca Juga: Bawaslu Kota Bekasi Imbau Masyarakat Berperan Aktif Cegah Kecurangan Pilkada
Soal pengangguran, kata UU, urbanisasi menjadi penyebab utamanya. Banyak orang dari daerah yang mengadu nasib di Kota Bekasi.
“Jadi paling utama saya akan meningkatkan kompetensi SDM masyarakat di Kota Bekasi. Baik kompetensi lulusan SLTA maupun perguruan tinggi. Kadang-kadang sekarang itu, suka tidak suka warga Kota Bekasi yang memiliki lulusan SMK itu kalah bersaing,” ucap dia.
Kendati demikian, hal itu bukan merupakan bukti bahwa SDM di Kota Bekasi tidak mampu bersaing.
Uu juga sesumbar akan mempertahankan program mantan wali Kota Bekasi Rahmat Efendi yang menurutnya luar biasa.
Baca Juga: Siap Bertarung di Pilkada Kota Bekasi, Tri Adhianto dan Harris Bobihoe Jalani Pemeriksaan Kesehatan
“Bukan untuk saya saja tetapi untuk semuanya di pertahankan. Karena Bang Pepen sebagai pemangku jabatan di Kota Bekasi waktu itu, saat ini harus bisa dipertahankan,” ujar dia.
Uu berharap demokrasi di Kota Bekasi tetap terjaga, karena sudah ada tiga pasang calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota.
Dia juga mengajak kepada pasangan yang lain lakukan kompetisi ini dengan arif dan bijaksana.
“Saya mengajak agar semua yang berkompetisi dengan memberikan edukasi kepada masyarakat Kota Bekasi. Ini adalah demokrasi di Kota Bekasi itu harus dengan ketentuan. Jangan sampai pertarungan Pilkada itu memporak-porandakan kerukunan dan harmonisasi masyarakat Kota Bekasi,” demikian kata dia.***




