POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Sudah sejak Oktober 2022 banjir atau bisa disebut genangan air tidak kunjung pergi dari Gang Cue yang berada di Kampung Bekasi Bulak, Kelurahan Duren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur.
Padahal di sana ada permukiman warga. Akhirnya, karena tak betah dan tak kunjungada solusi, beberapa rumah ditinggal penghuninya.
Banjir di Gang Cue setinggi 40 sentimeter. Beberapa bagian air di lokasi tersebut hitam pekat dan berbau tidak sedap.
Ketua RT 6 RW 1 Kelik, 56 tahun, berharap Pemerintah Kota (Pemkot) turun tangan untuk menangani banjir itu.
BACA JUGA: Permukiman di Bekasi Timur Ini Bertahun-Tahun Terendam Banjir, Masih Ada Warga Bertahan
"Yang penting air ini surut. Sudah banyak yang gatal-gatal, apalagi ini lokasinya dekat di tengah kota," ujar Kelik saat ditemui awak media, Jumat, 3 Maret 2023.
Kata dia, sebanyak 25 keluarga yang berada di wilayahnya terdampak banjir yang masih terus menggenang.
Namun, dia tidak mengetahui secara pasti banjir yang terjadi di wilayahnya tidak surut-surut beberapa bulan. Namun, Kelik menduga saluran yang ada di kampungnya tersebut mampet.
"Mampet begini (aliran airnya). Entah saluran di toko kedelai itu macet, terus tembus ke kali gitu. Diperkirakan gitu, padahal ini sudah dibikinin got atau saluran baru," demikian kata dia. (Adika F Utomo)




