POJOKSATU.id - Banyak pihak mengeluhkan proyek pembangunan jalan tol Cibitung-Cimanggis (Cimaci), terutama terkait dengan masalah tanah galian yang menyebabkan debu.

Puluhan truk yang membawa tanah melintas di jalan dan sering kali tanah tersebut berjatuhan di sekitar jalan hampir setiap hari.

Masalah ini terjadi terutama karena pengambilan tanah dilakukan dari Desa Burangkeng yang berada di RT 3 RW 4, dan dibawa ke lokasi pembangunan tol Cimaci di RT 2 RW 5.

Pembina Oi Kabupaten Bekasi, Abdul Rohman, menjelaskan bahwa selain merusak jalan, material tanah yang jatuh di jalan juga membahayakan warga sekitar karena membuat jalan menjadi licin.

"Kita berharap dari perusahaan tersebut, PT Lia Pijer Energi bisa bertanggung jawab untuk hal itu," tegas Dego, sapaan akrabnya, Minggu, 3 Juli 2023.

"Karena kalau tidak dibersihkan bisa berbahaya bagi pengendara motor. Dan selain itu jalanan harus disiram supaya tidak menimbulkan debu," sambung dia.

Pria yang aktif di bidang lingkungan ini berharap aspirasi warga terkait hal tersebut bisa segera ditanggapi oleh perusahaan.

Penulis: Adika F. Utomo
Editor: Andi Saddam