BEKASI.POJOKSATU.id - Program mudik gratis yang menjamur pada Ramadhan tahun ini membuat banyak pemudik memanfaatkannya.
Hal itu ternyata berdampak kepada pendapatan agen bus yang ada di Jalan Joyomartono, Bekasi Timur, Kota Bekasi.
Salah seorang pengurus agen bus yang berada di Jalan Joyomartono, Wahyu Ramadhani, mengakui ada penurunan penumpang pada tahun ini dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga: Dishub Kota Bekasi Bakal Tambah Kuota dan Daerah Tujuan Mudik Gratis Tahun Depan
"Sekitar 40 persen penurunan penumpang pada tahun ini, disebabkan banyaknya program mudik gratis. Ini membuat masyarakat memilih untuk mudik gratis," ungkap Wahyu kepada bekasi.pojoksatu.id, Kamis, 11 April 2024.
Penurunan penumpang dirasakan, ketika bus tidak terisi penuh.
"Contohnya gini, setiap momen lebaran seperti saat ini setiap agen blok kursi untuk agen. Nah, tapi pada saat keberangkatan itu bis, tidak terisi sesuai blok kursi itu," terang Wahyu.
"Ini membuat kita yang agen menombok kursi-kursi yang tidak terisi itu," tambah dia.
Baca Juga: Wisata Hutan Bambu Sepi Pengunjung
Untuk itu, dirinya meminta kepada Pemerintah ataupun perusahaan-perusahaan untuk tidak melaksanakan mudik gratis.
"Kalau ada momen mudik gratis, ya kita sebagai agen yang tergerus terus menerus. Karena tidak ada keuntungannya sama sekali," demikian kata dia.***




