BEKASI.POJOKSATU.ID - Sejumlah pengendara motor mengeluhkan kondisi bekas galian tanah di Jalan Raya Mochtar Tabrani, Kecamatan Bekasi Utara, yang dinilai membahayakan keselamatan. 

Keluhan muncul lantaran bekas pengerjaan relokasi kabel utilitas di ruas jalan tersebut tidak dikembalikan seperti semula.

Pantauan bekasi.pojoksatu.id pada Minggu, 8 Juni 2025, menunjukkan bekas galian hanya ditutup dengan material seadanya seperti campuran pasir dan semen, bahkan ada yang hanya menggunakan batu-batu yang diratakan. Tidak ada proses pengecoran ulang dengan beton sesuai standar jalan.

Baca Juga: TPA Sumur Baru Overload, Wali Kota Bekasi Sebut Situasi Darurat Sampah

Muhammad Hylmi (29 tahun), salah satu pengguna jalan, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai penutupan yang asal-asalan itu sangat berisiko bagi pengendara motor, terutama bagi mereka yang tidak hafal kondisi jalan.

"Beberapa titik bekas galian tanah itu sudah mulai ambles karena hanya ditutup pakai pasir. Sangat membahayakan, apalagi saat malam hari," kata Hylmi kepada bekasi.pojoksatu.id.

Ia meminta pihak terkait segera melakukan perbaikan menyeluruh, bukan hanya tambal sulam, agar tidak menimbulkan kecelakaan di kemudian hari.

Baca Juga: Wali Kota Bekasi Serahkan Sapi Kurban untuk Atlet dan Warga

"Kalau sudah selesai galiannya, tolong dikembalikan seperti semula. Jangan asal ditutup, ini jalan umum yang setiap hari dilalui masyarakat," kata dia menegaskan.***