POJOKSATU.id, KOTA BEKASI - Hujan yang terjadi di wilayah Kota Bekasi sejak siang hari hingga sore hari, membuat 4 Kecamatan di wilayah Kota Bekasi terendam banjir.

Berdasarkan catatan yang diterima Pojoksatu.id titik banjir itu sendiri terjadi di Kecamatan Bekasi Timur, Kecamatan Medan Satria, Kecamatan Bekasi Utara, dan juga Kecamatan Bekasi Barat.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi, Enung Nurcholis, menyebutkan, banjir terparah berada di wilayah di Kelurahan Duren Jaya dengan ketinggian mencapai 100 sentimeter.

"Untuk wilayah Bekasi Timur titik banjir ada di Jalan Djuanda depan Disdukcapil dengan ketinggian air 40 centimeter, membuat jalan tersebut mengalami kemacetan," ungkap Enung, melalui keterangan tertulisnya.

BACA JUGA: Titik Banjir di Kabupaten Bekasi Bertambah

Sementara itu, kata Enung, untuk wilayah Kampung Mede di RT 10 RW 02, ketinggian air mencapai 80 Centimeter. Untuk di perumahan Irigasi terjadi genangan dengan ketinggian 10 hingga 20 centimeter.

"Untuk kecamatan Medan Satria banjir terjadi di Kelurahan Kali Baru dengan ketinggian mencapai 80 Centimeter, Jalan Kalibaru Timur terjadi genangan dengan ketinggian 20 hingga 30 centimeter membuat terganggunya arus lalulintas," jelas dia.

Enung Menerangkan, di wilayah Jalan Pondok Ungu terjadi genangan juga dengan ketinggian 20 hingga 30 centimeter, yang membuat terganggunya arus kendaraan.

BACA JUGA: 300 Keluarga di Kota Bekasi Jadi Korban Banjir

Untuk di wilayah Harapan Baru yakni di RT 01, 02, 03 RW 04 terjadi genangan dengan ketinggian air mencapai 40 hingga 60 Centimeter.

Sementara itu, banjir yang terjadi di wilayah Kecamatan Bekasi Utara tepatnya di RW 03, 04, dan 08 Kelurahan Harapan Baru, banjir terjadi akibat tanggul pembatas yang rubuh dan membuat banjir mencapai 90 centimeter.

"Banjir yang terjadi di Kecamatan Bekasi Barat terjadi di RW 11 mencapai ketinggian 60 centimeter," terang dia.

Dia menegaskan, terus melakukan koordinasi dengan dinas terkait untuk penanganan banjir yang terjadi itu sendiri.

"Beberapa upaya yang dilakukan di antaranya melakukan assesment, berkoordinasi dengan pejabat wilayah serta evakuasi," tutup dia. (Adika F Utomo)